Rabu, 31 Desember 2025

SUDUT PANDANG KITAB APOKRIF

SUDUT PANDANG KITAB APOKRIF

Kitab Injil yang tidak masuk kanon Alkitab biasanya disebut Injil apokrif atau Injil non-kanonik. Berikut adalah beberapa contohnya beserta penjelasan singkat:
 
Beberapa Injil Apokrif yang Populer
 
- Injil Yudas: Tulisannya berasal dari kelompok Gnostik abad ke-2, menyajikan perspektif yang berbeda tentang Yudas Iskariot, di mana perbuatannya menyerahkan Yesus dianggap positif dan dia bahkan disebut sebagai murid yang paling utama.

- Injil Thomas: Ditulis pada abad ke-3 atau ke-4, mengaku sebagai karya Rasul Thomas tetapi tidak diakui keaslian oleh gereja awal. Isinya banyak mengandung ajaran yang dianggap sesat oleh ortodoks.

- Proto-Evangelium Yakobus: Berfokus pada kehidupan Maria dan Yusuf sebelum kelahiran Yesus, termasuk cerita tentang kelahiran Maria dan pernikahan orang tuanya.

- Injil Petrus: Menceritakan tentang penderitaan Yesus (Passion) dari perspektif Petrus, tetapi memiliki keaslian yang diragukan dan tidak diakui sebagai kitab suci.

- Injil Nikodemus (Acta Pilati): Berisi cerita tentang persidangan Yesus di hadapan Pilatus dan peristiwa sekitar kematiannya, ditulis dengan gaya narasi yang berbeda dari Injil kanonik.
 
Alasan Tidak Masuk Kanon
 
Injil-apokrif ini tidak dimasukkan ke dalam kanon Alkitab karena beberapa alasan, antara lain:
 
- Keaslian yang diragukan: Banyak dari mereka tidak ditulis oleh rasul atau murid rasul yang sah, melainkan oleh orang lain yang menggunakan nama tokoh penting Kristen.

- Ajaran yang bertentangan: Isinya seringkali bertentangan dengan ajaran ortodoks gereja, seperti mengusung doktrin Gnostik yang menekankan pengetahuan rahasia sebagai jalan keselamatan.

- Kurangnya kesaksian: Tidak mendapatkan dukungan yang cukup dari bapa gereja awal dan tidak dianggap sebagai bagian dari tradisi apostolik yang sah.
 
Perlu diperhatikan bahwa pandangan tentang Injil apokrif bisa berbeda antar denominasi Kristen. Beberapa denominasi memandangnya sebagai sumber sejarah atau budaya, tetapi tidak sebagai firman Allah yang diilhamkan.

Sudut Pandang Ucapan Bahagia

Sudut Pandang Ucapan Bahagia PENGANTAR Memang, kita harus melihat dengan sudut pandang berbeda pada Alkitab, dengan fenomena tafsir lama, te...