Beragama harus berakal sehat
Teologi
Jumat, 13 Februari 2026
Sudut Pandang menyembah dalam Roh dan kebenaran
Kamis, 12 Februari 2026
Sudut Pandang Rabu Abu
Sudut 𝗣𝗮𝗻𝗱𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗿𝗶𝗵𝗮𝗿𝗶 𝗦𝘂𝗰𝗶
Senin, 09 Februari 2026
Sudut 𝗣𝗮𝗻𝗱𝗮𝗻𝗴 Matius 17:1-9, [𝗠𝗶𝗻𝗴𝗴𝘂 𝗧𝗿𝗮𝗻𝘀𝗳𝗶𝗴𝘂𝗿𝗮𝘀𝗶, 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗔], 𝗗𝗲𝗻𝗴𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗗𝗶𝗮!
Minggu, 08 Februari 2026
SUDUT PANDANG HARUS MEMBERI MEREKA MAKAN
Sabtu, 07 Februari 2026
SUDUT PANDANG GARAM BUMI/TANAH DAN TERANG DUNIA
Banyak pengkhotbah 𝗸𝗲𝗹𝗶𝗿𝘂 membaca metafora garam dan terang itu. Oleh karena tafsir lama tidak atau jarang memperhitungkan sudut pandang sastra dan bahasa serta tradisi rabbinik atau tradisi para nabi, demikian halnya catatan pada Talmud dan Midras. Tidak bisa dipungkiri ajaran Yesus sebagai sumber yang dikutip penulis Injil, adalah kritisi kehidupan pada zamannya yang penuh penindasan, penjajahan, dan pejabat serta pemuka agama korup. Sastra Israel kuno atau sastra Ibrani, seringkali menggunakan metafora dan juga perbandingan. Yesuspun sering menggunakan hal ini dalam pengajarannya yang kemudian dikutip dg ideologi teologi masing-masing penulis injil. Sejak, penjala manusia, ucapan bahagia, dan garam bumi serta terang dunia sampai tidak satu iota pun itu berada dalam satu lembar atau gulung perkament atau papirus yang kemudian bbrp abad setelah baru dibuat perikop per perikop. Belum lama ini Kristus memanggil murid-murid-Nya dan memberitahukan bahwa mereka akan menjadi penjala manusia. Di sini penulis Injil Matius lebih lanjut menyampaikan apa yang menjadi rancangan-Nya bagi mereka -- garam bumi/tanah, dan terang dunia, agar mereka benar-benar menjadi seperti yang diharapkan-Nya itu.
Matius 5:13 𝘒𝘢𝘮𝘶 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘨𝘢𝘳𝘢𝘮 𝘥𝘶𝘯𝘪𝘢. 𝘑𝘪𝘬𝘢 𝘨𝘢𝘳𝘢𝘮 𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘵𝘢𝘸𝘢𝘳, 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘢𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘪𝘢 𝘥𝘪𝘢𝘴𝘪𝘯𝘬𝘢𝘯? 𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘨𝘶𝘯𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘪𝘯 𝘥𝘪𝘣𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘪𝘯𝘫𝘢𝘬 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨. (TB II)
LAI menerjemahkan garam dunia dari ἅλας τῆς γῆς (baca: halas tes ges). Kata γῆς (ges) lebih tepat diterjermahkan menjadi bumi, tanah karena dunia dari frase terang dunia diterjemahkan dari κόσμου (baca: kosmou). Istilah atau frase yang lebih tepat adalah garam bumi. Alkitab berbahasa Inggris menerjemahkan γῆς (ges) sebagai 𝘦𝘢𝘳𝘵𝘩.
Sangat boleh jadi garam bumi ini benda nyata di zaman Matius untuk menggarami tanah seperti secara tersurat dalam Lukas 14:35a 𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘨𝘶𝘯𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘭𝘢𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘶𝘱𝘶𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘱𝘶𝘱𝘶𝘬, 𝘥𝘢𝘯 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘯𝘨𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘢𝘫𝘢. Dan memang, ada tradisi pada zaman itu menggunakan garam kelas dua, untuk membuat subur tanah agar tumbuhan tumbuh, ketika garam bumi/tanah digunakan tetapi tidak membuat tumbuhan tumbuh itu di sebut tawar dalam bahasa Yunani disebut MORANTHE atau TAPPEL dalam bahasa Aram, yang bisa bermakna BODOH. Jadi, saya bingung kenapa ini makna nya garam bumi/tanah itu pupuk, sejak dari dulu orang berkhotbah mengkaitkan dengan garam dapur ..... bingung ah. Pengarang Injil Matius kemudian menggunakan benda ini menjadi metafora untuk dikenakan kepada Jemaat Matius. Jemaat ideal Matius merupakan gereja dalam konteks dunia: bumi sebagaimana dicerap pada zaman itu. Kamu adalah garam bumi/tanah. Kata-kata ini akan mendorong dan menyokong mereka saat mengalami penderitaan, agar sekalipun diperlakukan hina, ditindas, dan disingkirkan mereka harus tetap menjadi berkat bagi bumi, lebih-lebih ketika sedang di tengah-tengah penderitaan, kalau tidak memiliki harapan semangat untuk berbuah, maka itulah tawar, itulah sebuah kebodohan. Para nabi atau tradisi para nabi yang tercatat di Talmud dan midras bahkan di PL yang ada sebelum zaman Yesus dan para murid adalah garam bagi tanah / bumi, yang dimaksud tanah/bumi adalah tanah/bumi Kanaan/Israel, tetapi para murid dan Yesus adalah terang dunia bagi seluruh dunia, tidak hanya bagi Israel/kanaan ini kritisi Yesus atau kritik penulis Injil Matius atas kehidupan zaman itu menggunakan sumber-Sumber pengajaran Yesus, kritik terhadap sikap hidup orang yang eksklusif, ditindas, dianiaya, disingkirkan tetap harus membuat lingkunganya bertumbuh dengan optimisme, seperti halnya garam bumi/tanah (zaman sekarang mungkin pupuk) yang ditebar agar tanah/bumi itu menjadi media baik untuk tumbuhan serta tumbuhan dapat terus hidup, Garam bumi/Tanah, dengan bekerja tanpa suara seperti garam bumi/tanah, maka segenggam garam bumi/tanah itu akan menyebarkan pengaruh manfaatnya ke mana-mana, menjangkau daerah yang luas, dan bekerja tanpa terasa dan tanpa penolakan seperti bekerjanya ragi (13:33), tepat kata Paulus, Paulus yang menanam, Apollos yang menyiram tetapi Tuhan yang menumbuhkan (1 Kor 3:6). Buah pengajaran Injil yang dipertunjukan dengan sikap hidup atau attitude umat, itu seperti garam bumi/tanah, yang menembus, cepat dan sangat kuat (Ibr. 4:12). Ia menjangkau hati (Kis. 2:37). Tetapi tidak cukup hanya bagi Israel atau Kanaan, harus menjadi terang dunia, bagi dunia. Garam bumi/tanah menggambarkan masyarakat atau umat yang tertindas, terjajah, tersingkirkan saat itu, yang seharusnyalah tetap punya pengharapan untuk menumbuhkan atau berbuah kalau tidak berarti tawar atau bodoh, sedangkan terang dunia menggambarkan seharusnyalah masyarakat atau umat yang menjadi pejabat atau pemuka agama itu menerangi dalam artian tidak menindas atau menjajah. Frase 𝘵𝘦𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘶𝘯𝘪𝘢 diterjemahkan dari φῶς τοῦ κόσμου (baca: phos tou kosmou). Untuk menjelaskan makna terang dunia penulis Injil Matius menganalogikan dengan 𝘒𝘰𝘵𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘦𝘵𝘢𝘬 𝘥𝘪 𝘢𝘵𝘢𝘴 𝘨𝘶𝘯𝘶𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘮𝘣𝘶𝘯𝘺𝘪. Jemaat atau umat adalah terang dunia sehingga tidak mungkin tersembunyi dari mata dunia. Jika tersembunyi, ia bukan lagi terang dunia. Bukan lagi gereja. Seperti pelita yang menerangi semua orang di dalam rumah, demikian juga gereja menerangi seisi dunia, inklusif. Pelita bukan untuk ditutupi cahayanya, melainkan untuk menerangi, inklusif tidak eksklusif, bukan hanya untuk Israel/Kanaan tapi untuk dunia. Kalau tak menerangi, kalau eksklusif, ia bukan gereja lagi.
PEMAHAMAN
Kamis, 05 Februari 2026
Sudut Pandang Ucapan Bahagia
Selasa, 03 Februari 2026
Sudut 𝗣𝗮𝗻𝗱𝗮𝗻𝗴 MATIUS 5 :13-20, [𝗠𝗶𝗻𝗴𝗴𝘂 𝗩 𝘀𝗲𝘀𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗘𝗽𝗶𝗳𝗮𝗻𝗶, 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗔]𝗕𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶𝘀𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗴𝗮𝗿𝗮𝗺 𝗱𝗮𝗻 𝘁𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗱𝘂𝗻𝗶𝗮
Sudut Pandang menyembah dalam Roh dan kebenaran
Sudut Pandang menyembah dalam Roh dan kebenaran PENGANTAR Keluaran 24: 12-18 Bacaan 1 Minggu ini 15022026 adalah tentang arah ...
-
SUDUT PANDANG TENTANG ESENI Di zaman Yesus, ada beberapa golongan atau kelompok politik dan keagamaan Yahudi yang signifikan, an...
-
SUDUT PANDANG LUKAS 21 :5-19, Petaha PENGANTAR Kitab-kitab Injil tidak ditulis oleh 12 murid Yesus. Juga tidak ditulis oleh juru...