Sudut ๐ฃ๐ฎ๐ป๐ฑ๐ฎ๐ป๐ด Yohanes 20:19-23 [๐๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ฃ๐ฒ๐ป๐๐ฎ๐ธ๐ผ๐๐๐ฎ, ๐ง๐ฎ๐ต๐๐ป ๐], ๐๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐บ๐ฎ๐ฏ๐๐ธ ๐ฎ๐ป๐ด๐ด๐๐ฟ ๐บ๐ฎ๐ป๐ถ๐
PENGANTAR
Minggu 24 Mei 2026, Hari Pentakosta adalah mahkota perayaan Paska. Dua hari raya terbesar umat Kristen adalah Paska dan Pentakosta. Hari Raya Pentakosta dihelat 50 hari sesudah Hari Raya Paska. Meskipun keduanya hari raya terbesar, tetapi keduanya kalah jauh meriah daripada Natal. Pertama, memang pemimpin gereja tampaknya tidak berniat mengajarkan hal ini kepada umat. Kedua, Paska dan Pentakosta selalu jatuh pada (hari) Minggu sehingga dianggap biasa-biasa saja, sedang Natal berdekatan dengan libur akhir tahun kalender umum. Tentang hari Pentakosta ada yang perlu dijernihkan. Cukup banyak orang Kristen mencerap bahwa peristiwa pencurahan Roh Kudus yang dijanjikan oleh Yesus disebut Pentakosta. Cerapan ini dapat dipahami sebagai pengaruh prapaham kalender gerejawi sejak remaja. Pentakosta berarti lima puluh. Pada hari ke-50 sesudah kebangkitan Yesus (atau Hari Raya Paska) tercurahlah Roh Kudus kepada orang-orang yang sedang berkumpul di satu tempat di Yerusalem. Padahal kalau kita membaca Kisah Para Rasul 2:1 ๐๐ฆ๐ต๐ช๐ฌ๐ข ๐ต๐ช๐ฃ๐ข ๐๐๐ง๐ ๐๐๐ฃ๐ฉ๐๐ ๐ค๐จ๐ฉ๐, ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ข ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ข ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ฌ๐ถ๐ฎ๐ฑ๐ถ๐ญ ๐ฅ๐ช ๐ด๐ข๐ต๐ถ ๐ต๐ฆ๐ฎ๐ฑ๐ข๐ต.
Dari ayat di atas sudah sangat jelas bahwa hari Pentakosta itu sudah ada dan telah dirayakan selama ratusan tahun oleh masyarakat Yahudi sebelum kitab Kisah Para Rasul ditulis. Jadi, bukan karena peristiwa pencurahan Roh Kudus, maka hari itu disebut Pentakosta, melainkan pencurahan Roh Kudus terjadi pada hari Pentakosta, festival atau pesta syukur panen masyarakat Yahudi. Dalam pesta syukur itu orang-orang Yahudi datang berbondong-bondong ke Yerusalem dari segala penjuru.
Perayaan Pentakosta Gereja diberi muatan peristiwa pencurahan Roh Kudus di dalam Kisah Para Rasul, namun tetap berakar pada tradisi pesta panen. Itu sebabnya pada hari Pentakosta beberapa gereja di Indonesia dihiasi dengan hasil bumi. Di GKJW Mojowarno, Jawa Timur, dan beberapa Jemaat lainnya perayaan Pentakosta berhasil dialihrupa (๐ต๐ณ๐ข๐ฏ๐ด๐ง๐ฐ๐ณ๐ฎ๐ฆ๐ฅ) menjadi ๐๐ช๐ณ๐ข๐บ๐ข ๐๐ฏ๐ฅ๐ถ๐ฉ-๐๐ฏ๐ฅ๐ถ๐ฉ, termasuk GKJ.
Selain menjadi mahkota masa raya Paska, Pentakosta disebut juga Minggu Putih dan karena itulah pemimpin ibadah mengenakan pakaian liturgis berwarna putih.Seharusnya, Ibadah dihelat sejak Sabtu dengan ibadah yang khidmat dan meriah mirip Malam Natal. Hanya saja tradisi ibadah Sabtu Malam ini jarang dijumpai di Gereja-Gereja Protestan Reformir atau gereja arus utama (mainstream).
Bacaan ekumenis pada hari Pentakosta diambil dari Injil Yohanes 20:19-23 yang didahului dengan Kisah Para Rasul 2:1-21, Mazmur 104:24-34, 35b, dan 1Korintus 12:3b-13.
Pada hari Pentakosta ini saya mengulas dua bacaan: Kisah Para Rasul 2:1-21 dan Injil Yohanes 20:19-23. Pada gilirannya kita akan mengetahui perbedaan teologis pada dua kisah teologis pencurahan Roh Kudus dari dua penulis kitab yang berbeda. Injil Lukas dan Kisah Para Rasul (selanjutnya disingkat ๐๐ช๐ด.) pada dasarnya satu buku yang kemudian oleh editor dipenggal menjadi dua buku/kitab. Oleh karena itu pesan teologis yang hendak disampaikan oleh penulisnya sama dan berkesinambungan. ๐๐ช๐ด. pada dasarnya hendak menegaskan bahwa karya Yesus dilanjutkan oleh para rasul-Nya. Pelayanan Yesus berakhir di Yerusalem dan pelayanan murid-murid-Nya dimula dari Yerusalem (Kis. 1:8).
๐ธ Sama seperti Yesus ketika dibaptis (Luk. 3:22; 4:18) para rasul juga diberi kuasa Roh Kudus untuk melaksanakan misi Allah (Luk. 24:49; Kis. 1:8; 2:1-13).
๐ธ Seperti halnya Yesus disiapkan Allah selama 40 hari di padang gurun (Luk. 4:1-13), demikian juga para rasul Yesus disiapkan Yesus selama 40 hari sebelum Kenaikan-Nya ke Surga (Kis. 1:3).
๐ธ Pekerjaan yang dilakukan Yesus di Injil juga dilakukan para rasul di ๐๐ช๐ด.: mengurus orang miskin, menyembuhkan orang sakit dan kerasukan setan, dan membangkitkan orang mati (Kis. 5:16; 6:1; 8:7; 9:40; 19:12; 20:10; 28:8).
๐ธ Sama seperti Yesus (Luk. 4:43; 8:1), para rasul juga memberitakan Injil Kerajaan Allah (Kis. 8:12; 19:8; 20:25; 28:31).
Perikop Kisah Para Rasul 2:1-21 dapat dikelompokkan ke dalam bab ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ด๐ช๐ข๐ฑ๐ข๐ฏ ๐ฑ๐ฆ๐ญ๐ข๐บ๐ข๐ฏ๐ข๐ฏ ๐ฑ๐ข๐ณ๐ข ๐ณ๐ข๐ด๐ถ๐ญ. Roh Kudus yang turun pada murid-murid Yesus pada hari Pentakosta diperikan sebagai ๐ญ๐ช๐ฅ๐ข๐ฉ api (Kis. 2:3). Bandingkan dengan Roh Kudus yang turun pada Yesus saat pembaptisan diperikan sebagai burung merpati (Luk. 3:22). Pemerian ๐ญ๐ช๐ฅ๐ข๐ฉ itu berkaitan dengan kemampuan berbahasa (asing) yang kemudian dimiliki oleh para murid Yesus. Dengan begitu akibat langsung pencurahan Roh Kudus adalah kemampuan berbahasa semua bahasa di dunia (Kis. 2:4; 2:5-11). Sebagai ๐ฃ๐ถ๐ฌ๐ต๐ช para murid dapat berbahasa asing adalah orang-orang Yahudi dari seluruh dunia dapat mendengar para murid itu berkata-kata dalam bahasa mereka masing-masing (Kis. 2:8). Orang-orang Yahudi dari segala penjuru itu, yang datang dalam rangka perayaan Pentakosta, menjadi ๐ด๐ข๐ฌ๐ด๐ช dari mukjizat yang terjadi pada diri murid-murid Yesus itu. Di sini tampak Lukas berusaha merinci semua bahasa di dunia sejauh yang diketahuinya “…๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ฎ๐ข๐ด๐ช๐ฏ๐จ-๐ฎ๐ข๐ด๐ช๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ณ ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ข ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ฌ๐ข๐ต๐ข-๐ฌ๐ข๐ต๐ข ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฎ ๐ฃ๐ข๐ฉ๐ข๐ด๐ข ๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ด๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ช๐ณ๐ช, ๐บ๐ข๐ช๐ต๐ถ ๐ฃ๐ข๐ฉ๐ข๐ด๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ฑ๐ข๐ฌ๐ข๐ช ๐ฅ๐ช ๐ฏ๐ฆ๐จ๐ฆ๐ณ๐ช ๐ข๐ด๐ข๐ญ ๐ฌ๐ช๐ต๐ข: ๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐๐ข๐ณ๐ต๐ช๐ข, ๐๐ฆ๐ฅ๐ช๐ข, ๐๐ญ๐ข๐ฎ, ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ถ๐ฅ๐ถ๐ฌ ๐๐ฆ๐ด๐ฐ๐ฑ๐ฐ๐ต๐ข๐ฎ๐ช๐ข, ๐ ๐ถ๐ฅ๐ฆ๐ข ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐๐ข๐ฑ๐ข๐ฅ๐ฐ๐ฌ๐ช๐ข, ๐๐ฐ๐ฏ๐ต๐ถ๐ด ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐๐ด๐ช๐ข, ๐๐ณ๐ช๐จ๐ช๐ข ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐๐ข๐ฎ๐ง๐ช๐ญ๐ช๐ข, ๐๐ฆ๐ด๐ช๐ณ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ข๐ฆ๐ณ๐ข๐ฉ-๐ฅ๐ข๐ฆ๐ณ๐ข๐ฉ ๐๐ช๐ฃ๐ช๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ฅ๐ฆ๐ฌ๐ข๐ต๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐๐ช๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ฆ, ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ข๐ต๐ข๐ฏ๐จ-๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ข๐ต๐ข๐ฏ๐จ ๐ฅ๐ข๐ณ๐ช ๐๐ฐ๐ฎ๐ข, ๐ฃ๐ข๐ช๐ฌ ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ ๐ข๐ฉ๐ถ๐ฅ๐ช ๐ฎ๐ข๐ถ๐ฑ๐ถ๐ฏ ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ๐ถ๐ต ๐ข๐จ๐ข๐ฎ๐ข ๐ ๐ข๐ฉ๐ถ๐ฅ๐ช, ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐๐ณ๐ฆ๐ต๐ข ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐๐ณ๐ข๐ฃ, ๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ณ ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ข ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ฌ๐ข๐ต๐ข-๐ฌ๐ข๐ต๐ข ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฎ ๐ฃ๐ข๐ฉ๐ข๐ด๐ข ๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ด๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ช๐ณ๐ช ๐ต๐ฆ๐ฏ๐ต๐ข๐ฏ๐จ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต๐ข๐ฏ-๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต๐ข๐ฏ ๐ฃ๐ฆ๐ด๐ข๐ณ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฅ๐ช๐ญ๐ข๐ฌ๐ถ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐๐ญ๐ญ๐ข๐ฉ." (Kis. 2:8-11).
Pencurahan Roh Kudus itu adalah awal penugasan pemberitaan Injil atau ๐ต๐ฆ๐ฏ๐ต๐ข๐ฏ๐จ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต๐ข๐ฏ-๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต๐ข๐ฏ ๐ฃ๐ฆ๐ด๐ข๐ณ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฅ๐ช๐ญ๐ข๐ฌ๐ถ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐๐ญ๐ญ๐ข๐ฉ (Kis. 2:11). Peristiwa yang terjadi pada para murid Yesus di awal ๐๐ช๐ด. ini sebenarnya sejajar dengan apa yang terjadi pada Yesus sendiri di awal Injil Lukas. Yesus juga mendapat Roh Kudus ketika Ia dibaptis (Luk. 3:22) dan hal itu menjadi ucapan pertama dalam masa pelayanan-Nya. "๐๐ฐ๐ฉ ๐๐ถ๐ฉ๐ข๐ฏ ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข-๐๐ถ, ๐ฐ๐ญ๐ฆ๐ฉ ๐ด๐ฆ๐ฃ๐ข๐ฃ ๐๐ข ๐ต๐ฆ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ถ๐ณ๐ข๐ฑ๐ช ๐๐ฌ๐ถ, ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐บ๐ข๐ฎ๐ฑ๐ข๐ช๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ข๐ฃ๐ข๐ณ ๐ฃ๐ข๐ช๐ฌ ๐ฌ๐ฆ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ-๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ช๐ด๐ฌ๐ช๐ฏ ….” (Luk. 4:18).
๐ธ Sesudah mendapat Roh Kudus, Yesus langsung memberitakan Injil di Nazaret (Luk. 4:18-21).
๐ธ Sesudah mendapat Roh Kudus, Petrus langsung memberitakan Injil di Yerusalem (Kis. 2:14-40).
๐ธ Akibat pemberitaan Injil Petrus itu, jumlah orang percaya bertambah sekitar 3.000 orang (Kis. 2:41).
Sesudah kita mengetahui akibat langsung ๐ญ๐ช๐ฅ๐ข๐ฉ api itu turun dan hinggap pada para murid sehingga mereka penuh dengan Roh Kudus dan mula berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain (Kis. 2:4), lalu siapakah para murid itu? Apakah hanya kelompok 12 murid Yesus (khusus) ataukah semua murid Yesus (umum)?
Lukas tidak menyebutkan secara khusus kelompok 12 murid Yesus itu, kecuali ketika mereka berdiri sesudah ejekan orang Yahudi (Kis. 2:14). Tokoh cerita yang berkumpul itu adalah ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ข ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ค๐ข๐บ๐ข atau semua murid Yesus secara umum (Kis. 2:1) dan Roh Kudus ๐ฉ๐ช๐ฏ๐จ๐จ๐ข๐ฑ ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ข ๐ฎ๐ข๐ด๐ช๐ฏ๐จ-๐ฎ๐ข๐ด๐ช๐ฏ๐จ (Kis. 2:3).
Dalam khotbah Petrus di ๐๐ช๐ด. 2:17-18 ia merujuk Yoel 2:28-32 yang secara tak langsung mendukung kesimpulan bahwa pencurahan Roh Kudus terjadi pada banyak orang termasuk pada ๐ธ๐ฎ๐๐บ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐บ๐ฝ๐๐ฎ๐ป. Pada konteksnya rujukan ke Yoel itu merupakan pembelaan Petrus atas ejekan bahwa para murid Yesus itu (termasuk murid-murid perempuan!) “sedang mabuk oleh anggur manis” (Kis. 2:13). Penyebutan ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐บ๐ฝ๐๐ฎ๐ป secara eksplisit (Kis. 2:18) membuktikan pencurahan Roh Kudus terjadi pada semua murid Yesus secara umum, bukan kelompok 12 murid Yesus (khusus).
Bagaimana peristiwa pencurahan Roh Kudus menurut Injil Yohanes 20:19-23?
Perikop Yohanes 20:19-23 diberi judul oleh LAI ๐ ๐ฆ๐ด๐ถ๐ด ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฎ๐ฑ๐ข๐ฌ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ช๐ณ๐ช ๐ฌ๐ฆ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฎ๐ถ๐ณ๐ช๐ฅ-๐ฎ๐ถ๐ณ๐ช๐ฅ-๐๐บ๐ข. Adegan dalam perikop ini adalah penampakan kedua sesudah kebangkitan Yesus. Penampakan pertama Yesus kepada Maria Magdalena (Yoh. 20:11-19). Ada perbedaan penampakan pertama Yesus kepada Maria Magdalena (Yoh. 20:11-19) dan penampakan kedua Yesus kepada murid-murid-Nya tanpa Tomas (Yoh. 20:19-23).
Penampakan pertama Yesus belum terangkat ke surga. Hal ini dapat ditelisik dari ucapan Yesus kepada Maria Magdalena yang menyiratkan kenaikan-Nya ke surga pada hari yang sama dengan hari kebangkitan. Kata Yesus, “๐๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ฌ๐ข๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฆ๐จ๐ข๐ฏ๐จ ๐๐ฌ๐ถ ๐ต๐ฆ๐ณ๐ถ๐ด ๐ด๐ฆ๐ฃ๐ข๐ฃ ๐๐ฌ๐ถ ๐ฃ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ฎ ๐ฏ๐ข๐ช๐ฌ ๐ฌ๐ฆ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐๐ข๐ฑ๐ข, ๐ต๐ฆ๐ต๐ข๐ฑ๐ช ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐จ๐ช๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฌ๐ฆ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐ด๐ข๐ถ๐ฅ๐ข๐ณ๐ข-๐ด๐ข๐ถ๐ฅ๐ข๐ณ๐ข-๐๐ถ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ข๐ต๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฌ๐ฆ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ข, ๐ฃ๐ข๐ฉ๐ธ๐ข ๐จ๐๐ ๐๐ง๐๐ฃ๐ ๐๐ฌ๐ถ ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฏ๐ข๐ช๐ฌ ๐ฌ๐ฆ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐๐ข๐ฑ๐ข-๐๐ถ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐๐ข๐ฑ๐ข๐ฎ๐ถ, ๐ฌ๐ฆ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐๐ญ๐ญ๐ข๐ฉ-๐๐ถ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐๐ญ๐ญ๐ข๐ฉ๐ฎ๐ถ." (Yoh. 20:17, TB II 2023). Pada hari kebangkitan-Nya Yesus memerintahkan Maria Magdalena bukan untuk memberitakan kebangkitan-Nya, melainkan untuk memberitakan kenaikan-Nya.
Sesudah pergi atau naik kepada Bapa-Nya (Yoh. 20:17), Yesus menampakkan diri kepada para murid-Nya. Penafsiran ini didukung oleh dua alasan:
๐ธ Yesus sudah dapat memberikan Roh Kudus kepada para murid (Yoh. 20:22).
๐ธ Yesus sudah boleh disentuh seperti yang dikatakan-Nya kepada Tomas, “Taruhlah jarimu di sini … dan taruhlah ke lambung-Ku” (Yoh. 20:27).
Dalam bacaan Injil Minggu ini (Yoh. 20:19-23) penampakan Yesus kepada murid-murid-Nya tanpa Tomas. Delapan hari kemudian baru dengan Tomas.
Dalam pertemuan itu (tanpa Tomas) Yesus mengatakan, “…๐ด๐ฆ๐ฌ๐ข๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐๐ฌ๐ถ ๐ข๐๐ฃ๐๐ช๐ฉ๐ช๐จ ๐ฌ๐ข๐ฎ๐ถ.” Sesudah mengatakan demikian, Yesus mengembusi mereka dan berkata, “๐๐ฆ๐ณ๐ช๐ฎ๐ข๐ญ๐ข๐ฉ ๐๐ฐ๐ฉ ๐๐ถ๐ฅ๐ถ๐ด. ๐๐ช๐ฌ๐ข๐ญ๐ข๐ถ ๐ฌ๐ข๐ฎ๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฎ๐ฑ๐ถ๐ฏ๐ช ๐ฅ๐ฐ๐ด๐ข ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ, ๐ฅ๐ฐ๐ด๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฅ๐ช๐ข๐ฎ๐ฑ๐ถ๐ฏ๐ช, ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ซ๐ช๐ฌ๐ข๐ญ๐ข๐ถ ๐ฌ๐ข๐ฎ๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐บ๐ข๐ต๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ฐ๐ด๐ข ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ต๐ฆ๐ต๐ข๐ฑ ๐ข๐ฅ๐ข, ๐ฅ๐ฐ๐ด๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ต๐ฆ๐ต๐ข๐ฑ ๐ข๐ฅ๐ข.” (Yoh. 20:21-23). Ucapan ini ditulis karena tampaknya ada konflik di jemaat Yohanes. Mereka diingatkan untuk mengampuni dan menyucikan orang lain.
Dari dua bacaan ๐๐ช๐ด. 2:1-21 dan Yohanes 20:19-23 kita dapat melihat perbedaan sekaligus persamaan dari dua kisah teologis tersebut.
Perbedaan:
๐ธ Dalam ๐๐ช๐ด. pencurahan Roh Kudus terjadi sesudah Yesus terangkat ke surga dan pencurahan itu tanpa kehadiran Yesus secara fisikal. Dalam Injil Yohanes pencurahan Roh Kudus terjadi sesudah Yesus naik ke surga dan pencurahan Roh Kudus dilakukan oleh Yesus sendiri secara fisikal.
๐ธ Dalam ๐๐ช๐ด. pencurahan Roh Kudus membuat para murid dapat berbahasa asing dan orang asing pendengar mereka mengerti bahasa yang diucapkan oleh para murid. Dalam Injil Yohanes tidak ada hal itu.
๐ธ Dalam ๐๐ช๐ด. penerima Roh Kudus mendapat kuasa menjadi saksi. Dalam Injil Yohanes penerima Roh Kudus mendapat kuasa mengampuni.
Persamaan: Pencurahan Roh Kudus adalah awal pengutusan atau penugasan pemberitaan Injil.
Perhatikanlah, tidak ada cerita orang-orang kesurupan sesudah menerima Roh Kudus, apalagi ngompyang bahasa gak jelas.
Hari Pentakosta juga diperingati sebagai hari lahir Gereja. Dirgahayulah Gereja!
(18052026)(TUS)