Sabtu, 04 April 2026

Puisi Ironi 𝗱𝗶 𝗦𝗲𝗸𝗶𝘁𝗮𝗿 𝗞𝗲𝗯𝗮𝗻𝗴𝗸𝗶𝘁𝗮𝗻

Puisi 𝗜𝗿𝗼𝗻𝗶 𝗱𝗶 𝗦𝗲𝗸𝗶𝘁𝗮𝗿 𝗞𝗲𝗯𝗮𝗻𝗴𝗸𝗶𝘁𝗮𝗻

Yesus yang menderita, mati dalam kesendirian, kini bangkit. Ia menampakkan diri kepada mereka yang pernah meninggalkan-Nya. Ironisnya, mereka yang lari saat penderitaan-Nya paling nyata justru menjadi saksi hidup kebangkitan.

Keempat Injil bercerita hal yang berbeda-beda tentang Kebangkitan Yesus. Namun, pesan inti tetap sama: Yesus tidak menolak mereka yang gagal setia. Ia mengulurkan anugerah dan memanggil mereka kembali.

Kebangkitan Yesus menegaskan bahwa kesetiaan tidak diukur dari kesempurnaan, melainkan dari kesempatan untuk kembali berjumpa dengan Kristus. Mereka yang meninggalkan-Nya di Salib kini dipulihkan untuk menjadi saksi-saksi-Nya. 

Ironi terbesar: mereka yang pernah gagal justru dipakai untuk mewartakan kemenangan-Nya.

Minggu Paska bukan sekadar perayaan Kebangkitan Yesus. Paska adalah perayaan anugerah bagi mereka yang pernah gagal, takut, atau meninggalkan-Nya. Yesus mengubah kegagalan menjadi misi, dan kesedihan menjadi sukacita.

𝘊𝘩𝘳𝘪𝘴𝘵𝘰𝘴 𝘈𝘯𝘦𝘴𝘵𝘪!

(05042026)(TUS)

Puisi Ironi 𝗱𝗶 𝗦𝗲𝗸𝗶𝘁𝗮𝗿 𝗞𝗲𝗯𝗮𝗻𝗴𝗸𝗶𝘁𝗮𝗻

Puisi 𝗜𝗿𝗼𝗻𝗶 𝗱𝗶 𝗦𝗲𝗸𝗶𝘁𝗮𝗿 𝗞𝗲𝗯𝗮𝗻𝗴𝗸𝗶𝘁𝗮𝗻 Yesus yang menderita, mati dalam kesendirian, kini bangkit. Ia mena...