Senin, 28 Agustus 2023

MENGENAI KATA NEFILIM, SERIAL SUDUT PANDANG

 

MENGENAI KATA NEFILIM, SERIAL SUDUT PANDANG

Mungkin dapat memberikan sedikit informasi dari sudut pandang bahasa/kata, tapi ini berpulang hanya pendapat atau teori. Kata yang dipelajari adalah נְּפִלִים - NEFILIM. Dalam naskah Biblia Hebraica Stuttgartensia (BHS Hebrew) kata yang merujuk dengan "NEFILIM" ini dijelaskan lagi dengan kata Ibrani lainnya yaitu "GIBOR" :

Menurut Leksikon Ibrani :

נְּפִלִים - NEFILIM, bentuk jamak dari נָפִיל - NAFIL, akar kata : נָפַל - NAFAL; properly, a feller, i.e. a bully or tyrant:--giant.

גִּבּוֹר - GIBOR : powerful; by implication, warrior, tyrant:-- champion, chief, X excel, giant, man, mighty (man, one), strong (man), valiant man.

1) נְּפִלִים - NEFILIM, orang-orang raksasa

KJV dan LAI : menterjemahkannya dengan 'giants' (= raksasa)

NASB/NIV/RSV: tidak menterjemahkah kata נְּפִלִים - NEFILIM melainkan mentransliterasikannya dengan kata 'the Nephilim'. Terjemahan נְּפִלִים - NEFILIM menjadi 'giants / raksasa' sebagaimana ada di LAI dan KJV ini timbul karena:

Merujuk pada Septuaginta / LXX (Perjanjian Lama terjemahan bahasa Yunani) yang lebih dulu menterjemahkannya dengan kata γιγαντες - gigantes (raksasa). Terjemahan ini tidak terlalu salah, karena memang menunjukkan bahwa orang "Nephilim" itu mempunyai ukuran tubuh yang sangat besar yang diperjelas dengan kata "GIBOR". 

2) גִּבּוֹר - GIBOR, orang-orang gagah perkasa

Ini menunjukan bahwa orang "NEFILIM" adalah orang-orang yang mempunyai kekuatan fisik atau kepandaian berkelahi yang hebat.

Ada Pendapat Bahwa "Perkawinan Campur" antara "Anak-anak Allah" dan "Anak-anak Manusia" menghasilkan "Nefilim ini" Kejadian 6:4:

kaum Nefilim (HANEFILIM) dikatakan "mereka telah ada" (HAYU), dari tenses naskah Ibrani menjelaskan secara jelas mereka telah ada sebelum "perkawinan campur" itu. kaum Nefilim (HANEFILIM), mereka adalah kaum yang berbadan besar (raksasa), dan terkenal karena jahatnya. Setelah menuliskan adanya kaum Nefilim (HANEFILIM) yang telah ada (tenses perfect), barulah kemudian ('AKHAREY-KHEN) dituliskan adanya "putera2 Allah" yang datang (YAVOU) dalam tenses imperfect kepada "anak2 perempuan manusia", baru kemudian mereka melahirkan orang2 yang yang besar (HAGIBORIM) dan orang2 yang ternama/terkenal (AN'SHEY HASHEM), yaitu orang-orang yang terkenal dalam konteks yang buruk (kejahatan). Note: perhatikan konteks Kejadian pasal 6 ini merujuk kepada kejahatan manusia yang membuat Allah menjadi berduka (NAKHAM). Jadi, arti ayat 4 seluruhnya ialah: pada waktu itu sudah ada raksasa-raksasa dan mereka adalah perampok-perampok yang terkenal akan kejahatannya. Dan kemudian dengan adanya perkawinan campuran antara "anak-anak Allah" (keturunan Set yang saleh) dan "anak-anak manusia" (keturunan Kain yang jahat), lalu lahir lagi orang-orang yang sejenis dengan perampok-perampok itu itu. "Perkawinan campuran" itu bukannya yang pertama menjadi penyebab lahirnya kaum "raksasa" (Nefilim). Tetapi akibat "perkawinan campuran" itu menyebabkan orang-orang jahat/ berdosa menjadi semakin banyak!

 HASHEM (harfiah, sang nama) renown/orang-orang kenamaan/terkenal

Dengan melihat konteks "Kejadian pasal 6" yang menuliskan kejahatan manusia, dan itu menyebabkan Allah menjadi berduka (NAKHAM). Maka konteks הַשֵּׁם - HASHEM, dalam artian "terkenal" ini merujuk kepada "terkenal karena kejahatan2nya"

Lebih lanjut tentang kata נְּפִלִים - NEFILIM :

Sesuai Leksikon Ibrani, yang menghubungkan נְּפִלִים - NEFILIM dengan akar katanya yaitu נָפַל - NAFAL "jatuh"; Maka makna kata "NEFILIM", bisa juga berarti :

a) 'to fall' (= jatuh).

Mungkin semua orang yang bertemu mereka jatuh tersungkur karena takut kepada mereka.

b) 'to fall upon / to attack' (= menyerang).

Jadi, "NEFILIM" berarti penyerang, bandit, perampok.

Kedua arti ini bisa digabungkan. Jadi, kata "NEFILIM" menunjuk kepada perampok-perampok yang ditakuti orang.

Untuk itulah mengapa dalam JPST/NIV/NASB/RSV memilih tidak menterjemahkan kata ini, dan kemudian 'mentransliterasikannya' saja dengan kata 'the Nephilim'. Lebih lanjut pertimbangan JPST/NASB/NIV/RSV itu tidak menterjemahkan kata נְּפִלִים - NEFILIM, karena ada ayat yang dapat dihubungkan dengan Kejadian 6:4, sbb :

* Bilangan 13:33

LAI TB, Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami."

KJV, And there we saw the giants, the sons of Anak, which come of the giants: and we were in our own sight as grasshoppers, and so we were in their sight.

Septuaginta, και εκει εωρακαμεν τους γιγαντας και ημεν ενωπιον αυτων ωσει ακριδες αλλα και ουτως ημεν ενωπιον αυτων

Translit, kai ekei heôrakamen tous gigantas kai êmen enôpion autôn hôsei akrides alla kai houtôs êmen enôpion autôn

Bandingkan dengan :

JPST, And there we saw the Nephilim, the sons of Anak, who come of the Nephilim; and we were in our own sight as grasshoppers, and so we were in their sight.'

NASB, "There also we saw the Nephilim (the sons of Anak are part of the Nephilim); and we became like grasshoppers in our own sight, and so we were in their sight."

NIV, We saw the Nephilim there (the descendants of Anak come from the Nephilim). We seemed like grasshoppers in our own eyes, and we looked the same to them."

RSV, And there we saw the Nephilim (the sons of Anak, who come from the Nephilim); and we seemed to ourselves like grasshoppers, and so we seemed to them."

Hebrew,

וְשָׁם רָאִינוּ אֶת־הַנְּפִילִים בְּנֵי עֲנָק מִן־הַנְּפִלִים וַנְּהִי בְעֵינֵינוּ כַּחֲגָבִים וְכֵן הָיִינוּ בְּעֵינֵיהֶם׃

Translit interlinear, VESHAM {dan dari sana} RAINU {kami melihat} 'ET {pada} -HANEFILIM {orang nefilim} BENEY {putera2 dari} 'ANAQ {anaq} MIN-HANEFILIM {dari orang nefilim} VANEHI {dan mereka} VE'EINEINU {di mata kami} KAKHAGAVIM {seperti belalang2} VEKHEN {juga} HAYINU {terhadap kami} BE'EINEIHEM {di mata mereka}

Perhatikan Kata "NEFILIM" pun diberikan kepada bangsa Kanaan, suku Enak.

Kalau kita menghubungkan Kejadian 6:4 dengan Bilangan 13:33 ini. Kita bisa melihat, sajian terjemahan JPST/NASB/NIV/RSV lebih tepat, dimana kata "NEFILIM" tidak diterjemahkan sebagaimana Septuaginta, melainkan disalin hurufnya saja (transliterasi).

Terjemahan NIV ini lebih cocok dengan konteks dibandingkan dengan terjemahan Septuaginta/KJV/LAI di atas yang menterjemahkan kata "NEFILIM" dengan raksasa (gigantes). Walaupun memang dengan menghubungkan kata "NEFILIM" dengan kata Ibrani lainnya "GIBOR", menunjuk bahwa kaum "NEFILIM" ini berbadan besar. Tatapi kaum "NEFILIM" adalah manusia biasa.

Pertimbangan lain bagi NIV tidak menterjemahkan kata "NEFILIM" adalah melihat konteks ayat, dimana Kejadian 6:4 ini berbicara tengtang dosa manusia secara moral, bukan berbicara tentang "ukuran tubuh". Malah kalau tahu-tahu ayat 4 ini dihubungkan dengan tentang ukuran tubuh (sebagaimana Septuaginta menterjemahkannya), justru kata Yunani gigantes (=raksasa) itu tidak sesuai dengan konteks atau tidak berhubungan dengan konteks. Dilain pihak jika kata "NEFILIM" diartikan perampok/ orang2 jahat, itu lebih sesuai dengan konteks ayat.


Kesimpulan :

Kaum "NEFILIM" adalah manusia biasa, bukan makhluk menyerupai manusia, bukan pula makhluk yang ditafsirkan sebagai "keturunan malaikat-malaikat yang jatuh" (karena malaikat makhluk roh yang tidak kawin dan mengawinkan, Matius 22:30).

Apalagi dijelaskan dalam bagian lain dalam Alkitab bahwa "NEFILIM"adalah nama dari suku Enak, bangsa Kanaan (Bilangan 13:33).

Pengertian umum "Raksasa" dalam dongeng adalah makhluk yang menyerupai manusia, berbadan tinggi besar.

Tetapi 'raksasa' (Inggris, Giant, Yunani gigantes) didalam Alkitab bukanlah dongeng, bukan pula makhluk non-manusia, melainkan manusia yang memiliki tubuh yang besar melebihi ukuran normal, misalnya dalam kisah lain bisa kita temukan juga orang yang bernama GOLIAT (1 Samuel 17:4) yang tinggi badannya dirinci "enam siku satu jengkal", kira-kira tingginya 3.2 meter dengan merujuk pada ukuran 1 siku = 52.5cm.

Cepogo, 280823 (T), STT BAPTIS INJILI INDONESIA 

Baca juga :

http://titusroidanto.blogspot.com/2023/08/raksasa-serial-sudut-pandang.html

https://titusroidanto.blogspot.com/2023/08/raksasa-serial-sudut-pandang.html?m=1

Sudut Pandang Ucapan Bahagia

Sudut Pandang Ucapan Bahagia PENGANTAR Memang, kita harus melihat dengan sudut pandang berbeda pada Alkitab, dengan fenomena tafsir lama, te...