KEBENARAN.
Kombakarna dan Gunawan Wibisana sama-sama adik Dasamuka raja Alengka.
Ketika Alengka diserang Ramawijaya mereka berdua berbeda menyikapinya. Walaupun sama-sama menyarankan agar kakaknya mengembalikan Sinta kepada Rama.
Gunawan meninggalkan Alengka, ikut Rama.
Kumbakarna tidak meninggalkan Alengka, melawan Rama.
Tentu dengan alasan masing-masing yg diyakininya benar.
Kebenaran memang sulit di rumuskan dalam satu rumusan.
Bahkan kebenaran itu "tan kena kinaya ngapa". Ada yg mengilustrasikan kebenaran itu seperti ekor cicak yg ditangkap kucing.
Betapa gembiranya anak kucing melompat-lompat kegirangan merasa telah menangkap cicak. Tidak sadar ia hanya menangkap ekornya doang sampai ekor cicak itu berhenti bergerak, cicaknya telah pergi entah kemana. Ekor kebenaran telah mati dan sak kebenaran telah pergi.
Ada juga yg bilang, kebenaran memang gak bisa hanya satu rumusan , 50 + 50 = 100, tetapi
100 = berapa x berapa
100 = berapa : berapa
100 = berapa + berapa
100 = berapa - berapa.
Maka sangatlah menarik ketika sebuah kitab kuno di dalamnya ada tertulis seorang anak tukang kayu mengaku : "Akulah jalan, kebenaran dan hidup. ...." Akibatnya, oleh mahkamah agamanya dihalalkan darahnya karena dianggap sesat dan menyesatkan, menimbulkan keresahan dan ...mengancam kedudukan (penguasa)mahkamah agama. Matilah dia. Anehnya, banyak orang percaya si anak tukang kayu itu hidup lagi dan terbang ke langit, nanti di akhir jaman akan datang kembali. Ya seperti yg ditulis di kitab kuno itu.
Kehadiran orang yg ngaku kebenaran itu memang menimbulkan perpecahan bangsanya, dari perpecahan itu malah lahir agama baru dan berkembang berbagai varian. Aneh memang.
Dunia memang penuh keanehan. Misalnya ...
Banyak orang bilang Jokowi mengkhianati PDIP, tetapi Bambang Pacul pentholan PDIP bilang : "Jangan melawan orang baik". Sy pikir Bambang Pacul benar. Dia tidak bilang Jokowi orang benar (ada salahnya), Jokowi orang baik.
#mocritawayang kok nglantur sampek Jokowi, ntar ada yg bilang sy termul ðŸ¤