Kitab-kitab Injil menceritakan penampakan Yesus sesudah kebangkitan. Dari sejumlah cerita di sana kisah penampakan Yesus-Paska menyertai dua orang murid dalam 𝗽𝗲𝗿𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗸𝗲 𝗘𝗺𝗮𝘂𝘀 adalah yang paling 𝘬𝘦𝘳𝘦̀𝘯 secara sastrawi, teologis, dan pedagogis (lih. Luk. 24:13-33).
Kisah 𝗽𝗲𝗿𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗸𝗲 𝗘𝗺𝗮𝘂𝘀 menjadi bacaan ekumenis untuk Minggu III Paska, 19 Maret 2026. Sangat disayangkan jika cerita yang sarat muatan pedagogis ini tidak tersampaikan “dagingnya” oleh pengkhotbah kepada umat pendengar.
Mengapa bagian cerita 𝗽𝗲𝗿𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗸𝗲 𝗘𝗺𝗮𝘂𝘀 ini diharkat sangat tinggi mutunya secara sastrawi, teologis, dan pedagogis?