Jumat, 17 April 2026

Sudut Pandang beberapa tradisi di sekeliling paskah

Sudut Pandang beberapa tradisi di sekeliling paskah

PENGANTAR
Yah ..... nama tradisi dalam perkembangan suatu agama atau institusi agama, jangan nanya tentang dasar argumentasi. Agama maupun institusi agama berkembang melewati zaman dan membaur dengan kehidupan di sekitarnya, termasuk tradisi budaya di sekelilingnya, disana akan ada saja tradisi budaya disekelilinginya yang dimaknai baru oleh agama atau institusi agamanya, dimanapun itu terjadi, jadi ini bukan perkara benar atau salah. Kalau ada yang beranggapan itu mitos, yah ..... gak salah juga. Tokh ..... Natal atau tgl Natal itu juga serapan budaya tradisi juga, makanya tgl nya tetap karena dasarnya kalender gregorian atau Masehi yang ada dalam perjalanan budaya tradisi Romawi Yunani, sedangkan paskah menyerap budaya tradisi Yahudi,  karena dasarnya penanggalan Yahudi yang bergeser ke penanggalan Julian.

PEMAHAMAN
Asal usul tradisi telur paskah, versi gereja orthodoks, Maria Magdalena menghadap Kaisar Tiberius di Roma sambil memegang telur putih dan berseru, "Kristus telah bangkit!". Kaisar menjawab bahwa Kristus bangkit sama mustahilnya dengan telur itu berubah menjadi merah dan seketika itu juga telur tersebut berubah warna. Warna Merah:  Melambangkan darah Kristus yang tercurah di kayu salib untuk menebus dosa manusia. Cangkang Telur: Diibaratkan sebagai makam Yesus yang tertutup rapat. Saat telur dipecahkan, itu melambangkan terbukanya makam dan kebangkitan Kristus dari kematian.

“Ditelan Tipu Rohani, Seorang Nabi Berakhir Tragis” Kisah dalam 1 Raja-Raja 13 memperlihatkan betapa seriusnya Tuhan memandang k...