Rabu, 22 April 2026

Sudut Pandang ๐—ฃ๐—ฎ๐˜‚๐—น๐˜‚๐˜€ ๐˜ƒ๐˜€. ๐—ฃ๐—ฎ๐˜‚๐—น๐˜‚๐˜€, ๐˜’๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ญ๐˜ช๐˜ฉ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข?

Sudut Pandang ๐—ฃ๐—ฎ๐˜‚๐—น๐˜‚๐˜€ ๐˜ƒ๐˜€. ๐—ฃ๐—ฎ๐˜‚๐—น๐˜‚๐˜€, ๐˜’๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ญ๐˜ช๐˜ฉ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข?

PENGANTAR
Bayangkan begini: Kamu bertemu dengan Yesus langsung. Mendapat misi khusus. Besok semangat mau menjalankan, ๐˜ฆ๐˜ฉ satpam Gereja menahan di pintu: "๐˜š๐˜ต๐˜ฐ๐˜ฑ! ๐˜”๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ด๐˜ถ๐˜ณ๐˜ข๐˜ต ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ด๐˜ช ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜‰๐˜—๐˜”๐˜š ๐˜Žereja? ๐˜”๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜š๐˜’ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜š๐˜ช๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ฆ? ๐˜”๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ต๐˜ถ ๐˜š๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜”๐˜‘?" (Mohon maaf saya memakai contoh dari gereja, karena itu bahan penelitian mahasiswa bimbingan, atas izin)

PEMAHAMAN
Itu persis yang dialami Paulus. ๐˜”๐˜ข๐˜ซ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข, Paulus di Alkitab itu ada dua orang. Dua-duanya sama-sama kanonik.
Paulus versi Lukas dalam Kisah: ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ, penurut, diplomat ulung. Saban rapat ujungnya aklamasi. Semua senyum, semua ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ฑ๐˜บ, ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ ada yang bikin gaduh. Ini Paulus favorit mimbar kalau lagi mau ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ซ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช๐˜ฏ jemaat tentang ๐˜ต๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ฌ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ฏ. Persis di Gereja tertentu.
Paulus versi Paulus dalam surat-suratnya: galak, ๐˜ฏ๐˜จe๐˜บe๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ, ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ sungkan ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ต Petrus di depan umum karena munafik. Paulus yang ini ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ butuh restu manusia, bahkan dari rasul senior. Pernah curhat soal duit kolekte yang macet. Ini Paulus yang jarang dikhotbahkan kalau lagi bahas ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ช๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ซ๐˜ข. Apalagi di Gereja tertentu. Jadi pertanyaan serius buat Gereja mengenai dua Paulus itu, khususnya kita, ya kita: Kita pilih yang mana? Harus pilih satu, bro! Tidak bisa dua-duanya dipakai bergantian sesuai kebutuhan. Itu namanya ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ณ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ด. ๐Ÿ˜‚

1️⃣ ๐—ฅ๐—ผ๐—ป๐—ฑ๐—ฒ ๐—ฆ๐—ž๐—–๐—ž ๐—ฟ๐—ผ๐—ต๐—ฎ๐—ป๐—ถ
Paulus versi Lukas. Kisah 9:27: Setelah bertobat, Paulus ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ langsung diterima. Butuh Barnabas menjadi makelar politik untuk mengenalkannya kepada pendeta-pendeta di Kantor Sinode Gereja, di Yerusalem. Kesannya: harus ada yang menjamin.
Paulus versi Surat. Galatia 1:17: Kesaksian Paulus sendiri: "๐˜ˆ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ฆ ๐˜’๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ฐ๐˜ณ ๐˜š๐˜ช๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ฆ ๐˜Žereja ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ." Dia langsung tugas atas perintah Yesus.
Contoh : Tata Laksana suatu gereja 13:2b: Warga gereja wajib menguji segala ajaran. Pada ayat itu tidak ada syarat ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข ๐˜ด๐˜ถ๐˜ณ๐˜ข๐˜ต ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ข๐˜ณ ๐˜š๐˜ช๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ฆ. Jadi, kalau warga awam mau kritik khotbah yang ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ธ๐˜ถ๐˜ณ, fundamentalistik, bertentangan dengan identitas dan ajaran Gereja, harus ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ฆ SKCK rohani dulu?

2️⃣ ๐—ฅ๐—ผ๐—ป๐—ฑ๐—ฒ ๐—บ๐—ฒ๐—ท๐—ฎ ๐—บ๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ถ ๐—”๐—ป๐˜๐—ถ๐—ผ๐—ธ๐—ต๐—ถ๐—ฎ
Paulus versi Lukas. Kisah 15:22: Contoh : Sidang BPMS Gereja membahas sunat vs. iman. Hasilnya aklamasi, surat keputusan dibuat, semua pulang dengan damai.
Paulus versi Surat. Galatia 2:11-14: Paulus cerita, "๐˜ˆ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜—๐˜ฆ๐˜ต๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด, ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ช๐˜ข ๐˜ด๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ." Penyebabnya? Petrus mendadak ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ mau makan dengan jemaat bukan-Yahudi pas rombongan Yakobus datang. Itu munafik!
Contoh :Talak 13:2b: Gereja menentang fundamentalisme. ๐˜’๐˜ฐ๐˜ฌ rapat MJ ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ pernah ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ ada yang beda pendapat tentang ajaran fundamentalistik? Semua menerima. Jangan-jangan mereka ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ tahu hewan apa fundamentalisme itu?

3️⃣ ๐—ฅ๐—ผ๐—ป๐—ฑ๐—ฒ ๐˜€๐˜‚๐—ป๐—ฎ๐˜ ๐˜€๐˜๐—ฟ๐—ฎ๐˜๐—ฒ๐—ด๐—ถ๐˜€
Paulus versi Lukas. Kisah 16:3: Paulus bertemu Timotius. Oleh karena ayahnya orang Grika, Paulus langsung menyunat Timotius ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ-๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ. Alasannya strategi penginjilan.
Paulus versi Surat. Galatia 5:2-4: Nada Paulus berubah 180 derajat, "๐˜’๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ต๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ณ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ถ, ๐˜’๐˜ณ๐˜ช๐˜ด๐˜ต๐˜ถ๐˜ด ๐˜ด๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ข๐˜จ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ถ ... ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ด ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜’๐˜ณ๐˜ช๐˜ด๐˜ต๐˜ถ๐˜ด."
Jadi, contoh : ajaran Gereja itu mengikuti konfesi yang sudah ditetapkan atau boleh dikawin campur dengan ajaran dari Gereja lain demi strategi agar Gereja ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ ditinggalkan jemaat?

Jadi, kalau kita besok ...

▶️ Dilarang kritik karena kamu bukan pendeta atau pimpinan gereja, jawab dengan Galatia 2:11: Paulus ๐˜ข๐˜ซ๐˜ข berani ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ญ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข๐˜ฏ Petrus yang Ketua Sinode. ๐˜Œ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ orang itu ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ di atas Petrus?

▶️ Diminta surat rekomendasi dulu sebelum boleh ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜จ, jawab dengan Galatia 1:17: Paulus sendiri ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ pake restu Kantor Sinode buat ๐˜ซ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ช๐˜ฏ misi dari Yesus. TGTL juga ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ menulis syarat itu.

▶️ Dituduh bikin perpecahan karena berbeda pendapat, jawab dengan Kisah 15 vs. Galatia 2: ๐˜“๐˜ฉ๐˜ข ๐˜ธ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜จ catatan Alkitab saja isinya Paulus berantem dengan Petrus. ๐˜”๐˜ฐ๐˜ด๐˜ฐ๐˜ฌ Gereja sekarang wajib aklamasi terus kayak drama kolosal? Gak boleh beda? Gak boleh kritik?

Kalau Alkitab saja berani menampilkan Paulus vs. Paulus, contoh : mosok Gereja ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ berani mendengarkan warganya protes pada ajaran fundamentalistik dari mimbar? Atau kritik hal-hal lain. Yang paling takut pada kontradiksi dan beda pendapat biasanya yang sedang menyembunyikan sesuatu.

๐˜’๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ญ๐˜ช๐˜ฉ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข? ๐ŸŽถ (๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ)
๐˜’๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข? ๐ŸŽถ (๐˜ฌ๐˜ช๐˜ณ๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ณ๐˜ช)
Tanya Vety Vera.

(23042026) (TUS)
๐˜š๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ-๐˜ณ๐˜ข๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜จ๐˜ถ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜จ๐˜ช๐˜ต๐˜ข๐˜ญ

Tanggapan seorang teman dekat yg seorang pemimpin institusi agama dan kolega pengajar thp tulisan-tulisan saya di medsos :

Membaca tulisan-tulisanmu mas Titus, ini bikin saya narik napas panjang. Ada rasa prihatin yang lumayan menohok melihat pergulatan batin yang tersirat, pergulatan batinmu yg sejak dulu menarik, menarik bagi aku bahkan kami. 
Kayaknya rasa lelah itu sudah meresap sampai ke tulang sumsum, untung kamu kuat untuk tidak berubah benci dendam atau apatis. Susunan kalimat mengandaikan seperti seseorang yang sedang berdiri di tengah badai dan matanya tetap tajam menatap ke depan. Tidak ada keraguan, itu yang aku suka, keberanianmu untuk berdiri dan dibenci banyak orang karena yakin dg pendirianmu. Saya seolah bisa melihat sosok yang sedang menahan capek tapi menolak keras untuk sekadar duduk diam menerima nasib, bersuara dalam tulisan itu memang kamu buanget mas.
Pertanyaan saya cuma satu pas tiap selesai baca tulisan berdarah² mu. Posisi sekarang sedang mengambil peran siapa sebenarnya? 
Apakah sedang menjadi Martin Luther yang nekat memaku sembilan puluh lima dalil di pintu gereja Wittenberg? 
Atau sedang menjadi Erasmus dari Rotterdam yang tersenyum sinis menguliti kebobrokan dari dalam lewat satir² tajamnya?
Sejarah institusi keagamaan dari abad ke abad memang selalu punya pola yang berulang. Dinamika antara suara kenabian yang lantang dan tembok tebal birokrasi tuli dan buta yang selalu minta serba aklamasi itu selalu jadi panggung pertunjukan yang menguras keringat. 
Entah di tradisi panjang atau di rumah teologi, ketegangan antara menjaga ketertiban institusi dan membiarkan kebenaran bergerak liar menggebrak rutinitas itu pasti selalu terjadi. Dan jujur saja melihat sosok yang berani ngegas ke pimpinan demi kewarasan iman itu memang selalu lebih memancing adrenalin ketimbang melihat sidang² pleno, sidang Klasis, dan kehidupan bergereja yang berjalan terlalu rapi dan manis.
Jaga napas. Perjalanan menyuarakan kegelisahan di padang gurun digital ini sepertinya masih lumayan panjang. Seduh kopi saringnya tanpa gula kesukaanmu dulu biar urat leher agak kendor sedikit terkena gelontoran hangatnya seteguk kopi hangat yang menjernihkan hati dan pikiran. Watakmu itu mas, seiring sejalan dengan pelatihan bela dirimu sejak kecil, kamu beruntung karena bisa memecahkan banyak kayu, genting dan batu bata, agar kemarahanmu tidak berubah menjadi benci dendam, tapi tidak semua orang bisa begitu.
Memperjuangkan kegelisahan itu ibarat makan kerupuk udang di tengah rapat serius. Niatnya dikunyah pelan² supaya tetap sopan, tapi bunyinya tetap saja sukses mengusik kemapanan.

Jawaban aku :
Terima kasih Bro Dhita (pandhita), pertanyaanmu lebih susah drpd tulisanku. Karena tulisan bisa selesai. Bisa diposting. Bisa dikasih titik. Tapi pertanyaan jenengan itu ga ada titiknya. Dia ikut pulang ke rumah. Duduk di meja makan. Nemenin pas lagi nyetir. Nungguin sebelum tidur.

Luther atau Erasmus?

Kalau sy jawab Luther, berarti sy siap “dibakar”. Kalau sy jawab Erasmus, berarti sy siap ditertawakan pelan2 sampai mati.

Majalahnya, sy blm nemu pilihan ketiga di padang gurun ini. Jadi sy diem dulu sambil merenungkan akhir Injil Markus. Sama kayak perempuan-perempuan di kubur itu. Takut. Gemetar. Tapi ga bisa balik.....wk ..... Wk ..... sekali lagi thanks bro untuk perhatiannya๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Bro pandhita sudah baca tulisanku Sudut Pandang ๐——๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฆ๐˜‚๐—ป๐—ฑ๐—ฎ๐—น ๐—ธ๐—ฒ ๐—ž๐—ผ๐—ป๐˜€๐—ถ๐˜€๐˜๐—ผ๐—ฟ๐—ถ: ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐˜ ๐—š๐—ฒ๐—ฟ๐—ฒ๐—ท๐—ฎ ๐—ง๐—ฎ๐—ธ๐˜‚๐˜ ๐—”๐˜„๐—ฎ๐—บ ๐—•๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ท๐—ฎ๐—ฟ ๐—ง๐—ฒ๐—ผ๐—น๐—ผ๐—ด๐—ถ?

Robert Boehlke dalam buku tebal ๐˜‹๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜—๐˜ญ๐˜ข๐˜ต๐˜ฐ ๐˜ฌ๐˜ฆ ๐˜๐˜จ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ต๐˜ช๐˜ถ๐˜ด ๐˜“๐˜ฐ๐˜บ๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ข menceritakan fragmen berikut ini.
Seorang pemuda, setelah membaca Alkitab edisi Erasmus, bersaksi kepada seorang pelacur.
“๐˜š๐˜ข๐˜บ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ณ ๐˜—๐˜ข๐˜ฌ ๐˜Œ๐˜ณ๐˜ข๐˜ด๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ต.” kata si pelacur
“๐˜‹๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ด๐˜ช๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ณ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ?”
“๐˜‹๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข-๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฎ ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ข๐˜บ๐˜ข.”

Erasmus menyediakan kritik teks. Tujuannya agar awam mendapat akses Alkitab tanpa makelar tafsir. Yang mencap Erasmus bidat siapa? Para pemegang jabatan gereja yang hidupnya penuh kemunafikan. Di sini terlihat: kendali tafsir adalah alat kuasa.
Pola terbaca: yang paling takut warga awam belajar teologi adalah yang paling banyak boroknya di struktur Gereja.

Contoh saja, ada gereja secara tegas menolak fundamentalisme ๐˜ค.๐˜ฒ. Talak 13:2b. Dalam ayat itu disebutkan judul buku katekisasi gereja ๐˜›๐˜ถ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ˆ๐˜ซ๐˜ข๐˜ณ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ˆ๐˜ฌ๐˜ถ ( yang menolak fundamentalisme ). 

Dalam kenyataan? Khotbah fundamentalistik bergentayangan di mimbar. Lebih parah lagi struktur melindungi si pengkhotbah.

๐˜“๐˜ฉ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ฐ๐˜ฌ jadi Erasmus jilid 2?

Penjahat Gereja ada di lintas zaman
Abad 16 penjahatnya adalah pemegang jabatan yang melanggar sumpah selibat.
Sekarang penjahatnya adalah pemegang jabatan gerejawi yang bersekutu dengan fundamentalisme.
Pentungnya sama: jangan kasih awam belajar teologi. Jangan kasih umat cerdas, Harus lewat kami. Harus tunduk. Kenapa? Galatia 2:11 itu bahaya. Isinya: Petrus bisa salah. Struktur bisa ditegur.

Saya ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ sedang ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ข๐˜ด Protestan atau Katolik. Saya sedang ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ข๐˜ด mentalitas penjahat eh pejabat gerejawi: ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ฆ jubah buat ๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ต๐˜ถ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ฏ borok, ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ฆ mimbar buat ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ต๐˜ช๐˜ช๐˜ฏ orang yang belajar teologi.
Selama konsistori lebih takut kepada warga awam belajar teologi daripada takut melanggar TGTL, maka kisah Erasmus akan terus berulang. Bedanya: dulu mitra gelapnya sundal, sekarang sekutu gelapnya fundamentalisme.
Mungkin saja kamu tersinggung, bahkan memilih menutup mata dan telinga, tetapi saya sangat dikuatkan oleh Pdt. Eka Darmaputera, pendeta legendaris  yang menentang keras fundamentalisme. 

Kata Pak Eka, “๐˜š๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฃ๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ต๐˜ช๐˜ถ๐˜ฑ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ. ๐˜š๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฃ๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ข๐˜จ๐˜ช ๐˜’๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ซ๐˜ข๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ด๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ช๐˜ฌ, ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ต๐˜ข๐˜ฑ๐˜ช ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฑ๐˜ข๐˜บ๐˜ข ๐˜ด๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ฉ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฉ๐˜ช๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ฑ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ต ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ.”

Saya adalah suara yang terus meraung-raung di padang gurun digital.....wk .......wk

Tanggapan seorang teman dekat yg seorang pemimpin institusi agama dan kolega pengajar thp tulisan-tulisan saya di medsos :

Susah ngomong sama kamu mas, kena skak terus ..... Wk ..... Wk



Sudut Pandang lesu nya ekonomi dg pemahaman teologi kemakmuran

Sudut Pandang lesu nya ekonomi dg pemahaman teologi kemakmuran PENGANTAR Lesunya kondisi ekonomi nasional serta menurunnya daya beli masyara...