Rabu, 12 Agustus 2026

Sudut Pandang Patung

Sudut Pandang Patung

PENGANTAR
Kitab suci, Ketika dia sudah mulai dibuka, lalu dibaca, dicari-cari pesan dan maknanya, dibuatkan metode-metode cara menginterpretasikannya, dibincangkan, diindogtrinasikan, diperdebatkan oleh banyak mulut dari beragam isi hati dan kepala, maka dia tidak suci lagi. Kalau mau agar sebuah kitab itu suci, ya jangan dibuka ..... Wk ..... Wk.
PEMAHAMAN
Receh, Teman pendeta ada yang berapi-api menghardik bahwa pawang hujan tidak sesuai kitab suci apapun.
Terus tak bisiki, lho di kitab sucimu ada kok orang yang malah bisa menghentikan badai. Dia melotot: "hush ... dia itu Tuhan" Terus tak simpulkan, berarti pawang hujan tergolong Tuhan?
Kok aku malah diamuk 😳
Salahku apa? dilempar kitab suci lagi, salahku apa? Menarik, ada teman pendeta yang menuliskan di laman medsosnya, Musa membuat patung ular tembaga atas perintah Tuhan, sedangkan yang membuat patung Maria tanpa perintah Tuhan. Kocak juga yang menuliskan hal ini, apa sih kata Kitab Suci kita? yang sudah tidak suci karena sudah dibuka .... Wk .... Wk. Saya tergelitik dengan postingan teman pendeta ini. Kalau pakai logika postingan ini artinya TUHAN salah dong saat hadir di hari penahbisan Bait Suci oleh Salomo? Salomo membuat patung lembu di pelataran bait untuk pembasuhan. Bayangkan, jaman Musa orang Israel sampai dihukum bahkan Harun dan Miryam kena amuk karena mereka buat patung anak lembu emas. Sang raja paling bijaksana ini malah membuat patung lembu, bukan hanya satu patung tapi 12 patung lembu tembaga!! Tak cukup hanya membuat patung lembu di pelataran bait, Salomo bahkan membuat patung malaikat kerub dan menempatkannya ruang Mahasuci! Ingat, tidak ada satupun ayat bahwa TUHAN-lah yang memerintahkan Salomo membuat patung-patung itu di Bait-Nya. Tapi, saat hari penahbisan bait suci oleh Salomo, TUHAN tetap hadir dan menyucikan Bait-Nya. TUHAN salah dong yah kalau pakai logika ini. TUHAN juga salah dong saat Dia perintahkan membuat patung di padang gurun? Bahkan, di jaman Yesus juga, ada kok ukiran kerub di ruang mahasuci di Bait Suci, toh Tuhan Yesus tidak protes dan tidak ada catatan Dia keberatan. Tuhan Yesus juga salah dong yah. Ada berbagai ayat kitab suci Tuhan suruh buat patung (Keluaran 25:18, Keluaran 25:19, Bilangan 21:8), bahkan tanpa perintah-Nya ketika Salomo membuat patung untuk memuliakan nama-Nya Dia tetap hadir.
Simbol-simbol dalam kekristenan seperti patung, ukiran, mozaik, dan lukisan-lukisan untuk memuliakan nama Tuhan tidak dilarang dalam catatan kitab suci. Mengacu dari kisah pembangunan Bait Suci oleh Salomo, Tuhan tetap hadir walau Dia tidak perintahkan membuat patung 12 lembu dan patung kerubim. Jika patung kerub bahkan patung lembu, yang hanya hewan itu, bisa dibangun dan TUHAN tetap hadir, mengapa patung Yesus, Maria, dan para santo dan santa tidak bisa? Silahkan lebih teliti lagi membaca kitab suci. Kekristenan tidak menyembah patung. Patung dalam sejarah Kekristenan tidak dibuat untuk disembah melainkan simbol hadirat Tuhan, pengingat kisah sejarah, representasi kisah Alkitab, dan karya seni.

Sudut Pandang Patung

Sudut Pandang Patung PENGANTAR Kitab suci, Ketika dia sudah mulai dibuka, lalu dibaca, dicari-cari pesan dan maknanya, dibuatkan metode-meto...