Rabu, 25 Februari 2026

SUDUT PANDANG YOHANES 3:1-17 bukan lahir baru

SUDUT PANDANG YOHANES 3:1-17 ๐—•๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—น๐—ฎ๐—ต๐—ถ๐—ฟ-๐—ฏ๐—ฎ๐—ฟ๐˜‚

PENGANTAR
Kalau mau bicara tentang ekologi, atau peduli sampah atau jangan menambang tanpa perimbangan pemeliharaan alam, memelihara secara maksimal dan mengusahakan secukupnya untuk alam, seharusnyalah kita mulai dengan ke ber iman an kita dulu, bagaimana kita meneladan dan menghormati pengajaran Kristus. Di satu sisi ada sinode Gereja yang berani bicara TIDAK MENERIMA PERSEMBAHAN ATAU BANTUAN BENCANA DARI UMAT PENGUSAHA TAMBANG, tetapi tahu tidak? ada sinode yang menyekolahkan kelanjutan studi pendeta-pendetanya dari persembahan umat yang pengusaha tambang, dan sinode itu ikut berteriak tentang pertobatan ekologi, lucu kan, pingin ketawa. Tema besar Paskah 2026 kali ini adalah "Kebangkitan Kristus Memperbarui Ciptaan" (Matius 28:1-10). Tema ini 
mengundang kita untuk merenung di masa Prapaskah selama 40 sebelum Paskah, dimulai dari Perayaan Rabu Abu, tentang perjalanan spiritualitas kita sebagai umat Tuhan yang tidak pasti. Melalui masa Prapaskah ini umat Tuhan diajak untuk 
bertobat, membersihkan diri dari dosa dan memperdalam 
hubungan kita dengan Tuhan melalui doa, puasa atau pantang, maupun memperbanyak tindakan kasih. 
Bagaimana cara memperbanyak tindakan kasih khususnya 
dalam rangka "Memperbarui Ciptaan Tuhan" di dunia ini? 
Langkah awal untuk menghadapi ketidakpastian ini adalah dengan berjalan bersama Tuhan dengan pasti, iman meneladan Kristus dan menghormati pengajaran Kristus. Inilah modal 
dasar yang akan menghantar setiap umat Tuhan untuk 
menjalani suka duka kehidupan di masa kini dan nanti.Minggu 01 Maret 2026, Jargon ๐˜’๐˜ณ๐˜ช๐˜ด๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฏ ๐˜“๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ-๐˜‰๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ (๐˜‰๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ฏ-๐˜ˆ๐˜จ๐˜ข๐˜ช๐˜ฏ ๐˜Š๐˜ฉ๐˜ณ๐˜ช๐˜ด๐˜ต๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ) tak lepas dari penafsiran ideologis dari kelompok Kristen tertentu terhadap teks Yohanes 3:1-17. Bahkan untuk menjadi mahasiswa teologi di sekolah teologi tertentu calon wajib mengisi kapan ia lahir-baru secara rinci. Padahal apabila kita membaca secara teliti teks tersebut, Nikodemus terpeleset homonim dalam dialog dengan Yesus. Gaya petulis Injil Yohanes memang gemar membuat lawan bicara Yesus terpeleset sehingga ada ruang besar bagi Yesus untuk menjelaskan panjang-lebar.


PEMAHAMAN 
Dalam berbahasa kita acap bersua dengan homonim. Apa itu? Homonim ditakrifkan (๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ง๐˜ช๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ฅ) sebagai kata yang sama pelafalan atau pengucapan dan ejaannya, tetapi berbeda makna karena berasal dari sumber yang berbeda. Kita juga sering melihat homonim dijadikan ๐˜ฑ๐˜ญe๐˜ดe๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ. Contoh: “Di sini karyawan harus banyak bisanya.” kata seorang manajer kepada calon karyawan yang hanya memiliki keterampilan terbatas. Calon itu menjawab, “Pak, saya bukan ular kobra, ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ banyak bisanya.”
Contoh lagi: “Bukankah tadi sudah saya beri tahu?” kata Budi kepada Ali. Ali menjawab, “Saya tadi makan tempe, bukan tahu.”
Di dalam Alkitab, secara khusus Injil Yohanes, ada homonim yang dijadikan ๐˜ฑ๐˜ญe๐˜ดe๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ. Pendengar terpeleset, tetapi kemudian bangun lagi sesudah dikoreksi oleh si penutur. Namun, pembaca masa kini terpeleset dan tidak mau bangun lagi. Istilah ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ-๐˜ฃ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ (๐˜ฃ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ฏ-๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ช๐˜ฏ) yang terkenal di kalangan evangelikal berasal dari hasil ๐˜ฑ๐˜ญe๐˜ดe๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ, tetapi mereka tidak mau dikoreksi oleh si penutur.
Hari ini adalah Minggu kedua Pra-Paska. Bacaan ekumenis diambil dari Yohanes 3:1-17(21) yang didahului dengan Kejadian 12:1-4a, Mazmur 121, dan Roma 4:1-5, 13-17.
Di Injil Lukas ada tokoh khas Injil Lukas. Namanya Zakheus, si pemungut cukai. Tidak ada tokoh Zakheus di Injil Matius, Markus, dan Yohanes. Di Injil Yohanes juga ada tokoh khas Injil Yohanes. Namanya Nikodemus. Tidak ada tokoh Nikodemus di Injil sinoptik (Matius, Markus, dan Lukas).
Ada tiga adegan Nikodemus di dalam Injil Yohanes.
๐Ÿ”ด Nikodemus bercakap-cakap dengan Yesus pada waktu malam hari (Yoh. 3:1-21).
๐Ÿ”ด Nikodemus membela Yesus di hadapan imam-imam kepala dan orang-orang Farisi (Yoh. 7:45-52).
๐Ÿ”ด Nikodemus merempah-rempahi jenazah Yesus dan menguburkan-Nya (Yoh. 19:38-42).
Bacaan Injil Minggu ini menampilkan adegan pertama. Latar waktu percakapan antara Nikodemus dan Yesus pada malam hari dan terjadi dalam masa perayaan Paska di Yerusalem (lih. Yoh. 2:23), tetapi latar tempat tidak jelas. Dengan menelisik bagian lain Injil Yohanes sangat boleh jadi latar tempat percakapan tersebut di Yerusalem. Sebagai pemimpin Yahudi sangat cocok Nikodemus berada di Yerusalem (Yoh. 4:13, 23-25) yang kelak akan ditampilkan kembali di Yohanes 7:50-51 dan 19:39. Di Yohanes 7:50-51 Nikodemus ditampilkan untuk membela Yesus yang akan ditangkap imam-imam kepala dan orang Farisi. Di Yohanes 19:39 Nikodemus dimunculkan lagi untuk menguburkan jenazah Yesus.
Pemilihan latar waktu malam hari itu tampaknya bukan sekadar keterangan waktu, melainkan lebih bermakna simbolik, ini sastra Yunani maupun Ibrani kuno sama. ๐˜”๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ pada umumnya berkonotasi negatif di Injil Yohanes (Yoh. 9:4; 11:10; 13:30), secara sastra Yunani atau Ibrani kuno juga sama. Nikodemus sebagai pemimpin Yahudi, meskipun cakap dalam ilmu agama, ia hidup dalam kegelapan. Bandingkan dengan percakapan Yesus dengan perempuan Samaria pada waktu siang ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ณ๐˜ข-๐˜ฌ๐˜ช๐˜ณ๐˜ข ๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ญ ๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ด (Yoh. 4:6) yang jarak bacaannya tidak jauh dari adegan percakapan Yesus dan Nikodemus, hal yg dibandingkan atau berkebalikan sering di pakai dalem sastra zaman itu.
Percakapan Yesus dan Nikodemus diawali dengan keterangan waktu ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ธ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ต๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ (Yoh. 3:2) dan diakhiri dengan ucapan Yesus tentang terang dan kegelapan (ay. 19-21). Nikodemus tampaknya kembali ke hidup terang. Hal ini ditunjukkan dengan adegan Nikodemus membela Yesus di hadapan para imam kepala dan orang-orang Farisi (Yoh. 7:45-52) dan Nikodemus merempah-rempahi jenazah Yesus lalu menguburkan-Nya (Yoh. 19:38-42).  
Dalam percakapan dengan Yesus itu Nikodemus terpeleset oleh ucapan Yesus. Di ayat 2 Nikodemus berkata kepada Yesus, "๐˜™๐˜ข๐˜ฃ๐˜ช, ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ช ๐˜ต๐˜ข๐˜ฉ๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ธ๐˜ข ๐˜Œ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ช ๐˜จ๐˜ถ๐˜ณ๐˜ถ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ถ๐˜ต๐˜ถ๐˜ด ๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ. ๐˜š๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฃ ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ฏ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข๐˜ต ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข-๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜Œ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ, ๐˜ซ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ข๐˜ช๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข.” (TB II 2023).
Di ayat 3 ๐˜ ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ซ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข๐˜ฃ, “๐˜š๐˜ฆ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฉ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ˆ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ต๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ: ๐˜‘๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐™œ๐™š๐™ฃ๐™ฃe๐™ฉ๐™e ๐™–๐™ฃo๐™ฉ๐™๐™š๐™ฃ, ๐˜ช๐˜ข ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข๐˜ต ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฉ๐˜ข๐˜ต ๐˜’๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ซ๐˜ข๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ."

Dalam mendengar frase ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฏe๐˜ต๐˜ฉe ๐˜ข๐˜ฏo๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ฏ ini Nikodemus terpeleset. In mencerap (๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ค๐˜ฆ๐˜ช๐˜ท๐˜ฆ) ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฏe๐˜ต๐˜ฉe ๐˜ข๐˜ฏo๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ฏ sebagai ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช. Padahal yang dimaksud oleh Yesus adalah ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ด, bukan ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช. LAI menerjemah ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฏe๐˜ต๐˜ฉe ๐˜ข๐˜ฏo๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ฏ menjadi ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช dan NIV ๐˜ฃ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ฏ ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ช๐˜ฏ sehingga pembaca masa kini ikut terpeleset. Dalam pada itu NRSV menerjemah ayat 3 menjadi ๐˜‘๐˜ฆ๐˜ด๐˜ถ๐˜ด ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ด๐˜ธ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฅ ๐˜ฉ๐˜ช๐˜ฎ, “๐˜๐˜ฆ๐˜ณ๐˜บ ๐˜ต๐˜ณ๐˜ถ๐˜ญ๐˜บ, ๐˜ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ญ ๐˜บ๐˜ฐ๐˜ถ, ๐˜ฏ๐˜ฐ ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ฆ ๐˜ค๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฆ ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฎ ๐˜ฐ๐˜ง ๐˜Ž๐˜ฐ๐˜ฅ ๐˜ธ๐˜ช๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฐ๐˜ถ๐˜ต ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ ๐™—๐™ค๐™ง๐™ฃ ๐™›๐™ง๐™ค๐™ข ๐™–๐™—๐™ค๐™ซ๐™š.”

Kesalahan cerapan Nikodemus terhadap frase ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฏe๐˜ต๐˜ฉe ๐˜ข๐˜ฏo๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ฏ bukanlah teologis, melainkan memang terpeleset dalam berbahasa. Hal ini dapat kita lihat dari ucapan Nikodemus dalam menanggapi frase ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฏe๐˜ต๐˜ฉe ๐˜ข๐˜ฏo๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ฏ dari Yesus. Ayat 4: ๐˜’๐˜ข๐˜ต๐˜ข ๐˜•๐˜ช๐˜ฌ๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข-๐˜•๐˜บ๐˜ข, "๐˜‰๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ, ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ช๐˜ข ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ต๐˜ถ๐˜ข? ๐˜‹๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข๐˜ต๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ช๐˜ข ๐™ข๐™–๐™จ๐™ช๐™  ๐™ ๐™š๐™ข๐™—๐™–๐™ก๐™ž ๐™ ๐™š ๐™™๐™–๐™ก๐™–๐™ข ๐™ง๐™–๐™๐™ž๐™ข ๐™ž๐™—๐™ช๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™™๐™–๐™ฃ ๐™™๐™ž๐™ก๐™–๐™๐™ž๐™ง๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™ก๐™–๐™œ๐™ž?" (TB II 2023). Gaya ๐˜ฑ๐˜ญe๐˜ดe๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ ini khas Injil Yohanes. Bandingkan dengan cerapan perempuan Samaria tentang air hidup di Yohanes 4:11.
Yesus kemudian menjelaskan maksud frase ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฏe๐˜ต๐˜ฉe ๐˜ข๐˜ฏo๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ฏ. Ayat 5-7: ๐˜‘๐˜ข๐˜ธ๐˜ข๐˜ฃ ๐˜ ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ถ๐˜ด, “๐˜š๐˜ฆ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฉ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ˆ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ต๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ, ๐˜ซ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ข๐˜ช๐˜ณ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜™๐˜ฐ๐˜ฉ, ๐˜ช๐˜ข ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข๐˜ต ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ถ๐˜ฌ ๐˜ฌ๐˜ฆ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ ๐˜’๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ซ๐˜ข๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ. ๐˜ˆ๐˜ฑ๐˜ข ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ค๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜ซ๐˜ข๐˜ด๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด๐˜ช๐˜ง๐˜ข๐˜ต ๐˜ซ๐˜ข๐˜ด๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜™๐˜ฐ๐˜ฉ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด๐˜ช๐˜ง๐˜ข๐˜ต ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ช. ๐˜‘๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ˆ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ต๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ: ๐˜’๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด gennฤ“thฤ“nai anลthen (๐˜ฅ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ด).” Dari jawaban Yesus ini sangat jelas bahwa Yesus tidak mengatakan ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช, melainkan ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ด atau dilahirkan dari air dan Roh. Tidak ada sebutan lahir-kembali atau lahir-baru. Yang menyebut ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช adalah Nikodemus karena terpeleset.
Tidak ada lagi ucapan Nikodemus sesudah penjelasan Yesus tersebut. Tokoh Nikodemus menghilang. Namun, kita dapat menafsir Nikodemus memahami ucapan Yesus bukanlah dilahirkan kembali atau lahir baru, melainkan dilahirkan dari atas. Hal ini tampak dalam beberapa adegan Nikodemus yang ditampilkan lagi dalam pasal-pasal selanjutnya di Injil Yohanes.
Injil Yohanes ditulis oleh Komunitas Yohanes yang dikucilkan dan dianiaya oleh penguasa Yahudi. Selain itu mereka juga dirongrong dari dalam oleh Sekte Gnostik dan para pengikut Yohanes Pembaptis. Injil Yohanes berisi pertarungan teologi antara Komunitas Yohanes, penguasa agama Yahudi, murid-murid Yohanes Pembaptis, dan Sekte Gnostik.
Dari latar belakang penulisan Injil Yohanes tersebut sila simak sekali lagi frase jawaban Yesus ๐˜‘๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ข๐˜ช๐˜ณ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜™๐˜ฐ๐˜ฉ. Air merupakan materi pembersih/pemurni (๐˜ด๐˜ข๐˜ค๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฅ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ต๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ) untuk memeroleh energi ilahi dan konsekrasi. Air di sini merujuk ritual pembaptisan. Makna pembaptisan adalah kemakbulan air sebagai pemurni dan inisiasi eksklusif ke dalam Komunitas Yohanes. Pembaptisan berarti dilahirkan dari atas. 
Dengan demikian anda, para Kristen “tradisional”, yang begitu lahir ๐˜ค๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ต sudah Kristen (karena sudah dibaptis), sesungguhnya sudah ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฏe๐˜ต๐˜ฉe ๐˜ข๐˜ฏo๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ฏ, dilahirkan dari atas. Tidak perlu ikut-ikutan slogan keliru ๐˜’๐˜ณ๐˜ช๐˜ด๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฏ ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ-๐˜ฃ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ atau ๐˜ฃ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ฏ-๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ช๐˜ฏ ๐˜Š๐˜ฉ๐˜ณ๐˜ช๐˜ด๐˜ต๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ. Para ๐˜’๐˜ณ๐˜ช๐˜ด๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฏ ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ-๐˜ฃ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ itu justru adalah Nikodemus-Nikodemus yang terpeleset.

(05032023)(TUS)



๐— ๐—ฒ๐—บ๐—ฒ๐—น๐—ถ๐—ต๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—ฎ๐—ฝ๐—ถ ๐˜๐—ฒ๐˜๐—ฎ๐—ฝ ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—น๐—ฎ Ada orang berkata, “๐˜š๐˜ข๐˜บ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ฐ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ต ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ...