PENGANTAR
Saya orang biblika, Kalau orang biblika .... ini argumentasinya orang biblika, tentang pengaturan tugas kewenangan di Kemajelisan pastilah dasar utamanya kisah Rasul, di kisah Rasul itu ada 2 jenis Penatua, yaitu Penatua Pengatur Rumah Allah dan Penatua Pengajar (pendeta), mereka beda tugas tapi kuasa/wewenangnya sama, 1 suara penatua Pengajar sama bobotnya dg sekian banyak suara penatua pengatur rumah Allah, mereka bisa saling kritisi secara berimbang, shg sebetulnya tidak bisa itu sistim voting di pakai, yg ada kedewasaan diskusi dan argumentasi yg mengiringinya. Penatua Rumah Allah itu fokus pada pengaturan rumah Allah, ya manajemen, ya keuangan, penata layanan, ke rumah tangga an, dlsb. Penatua Pengajar fokus pada peribadatan dan pengajaran. Yah ..... kalau pendeta jemaat menjadi penasihat di suatu kepanitiaan ya penasehat kisaran peribadatan dan pengajaran. Kalaupun, penatua Pengajar bisa mengusahakan sesuatu di luar peribadatan dan pengajaran ya gpp, tapi bukan kemudian dikelola sendiri, tetapi diserahkan kelanjutan kewenangan pada penatua pengatur rumah Allah, demikian juga sebaliknya. Ide ini, menjadi diskusi menarik di FBG bengkel liturgi sudah lama buanget, mari kita belajar bersama menambah pengetahuan.