Kamis, 11 Juni 2026

SUDUT PANDANG BANYAK PENDETA INGIN MENJADI KETUA SINODE, BUKAN KARENA PANGGILAN PELAYANAN?
PENGANTAR 
Ini adalah kenyataan pahit yang tidak semua orang berani membicarakannya.
PEMAHAMAN 
Tidak sedikit pendeta mengejar jabatan rohani bukan karena beban pelayanan, melainkan karena fasilitas, kehormatan, pengaruh, dan keuntungan yang ada di balik jabatan itu.
Jabatan ketua sinode yang seharusnya menjadi tempat mengabdi dan melayani, perlahan berubah menjadi posisi yang diperebutkan seperti kursi kekuasaan.

Ada yang rela membangun kelompok. Ada yang sibuk mencari dukungan politik gerejawi. Ada yang lebih aktif mengatur strategi kemenangan daripada berdoa mencari kehendak Tuhan.
Mengapa?

Karena jabatan sering dianggap membawa fasilitas. Membawa kehormatan. Membawa akses. Membawa pengaruh. Bahkan membuka jalan kepada kenyamanan hidup. Inilah yang sangat menyedihkan: pelayanan bercampur dengan ambisi pribadi. Padahal semakin tinggi jabatan rohani, seharusnya semakin besar tanggung jawab untuk merendahkan diri dan melayani umat Tuhan dengan takut akan Tuhan.

Tetapi yang terjadi hari ini, ada pendeta yang lebih ingin dihormati daripada melayani, lebih ingin berkuasa daripada menggembalakan, dan lebih ingin menikmati posisi daripada memikul salib pelayanan. Yesus berkata: “Barangsiapa ingin menjadi terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.” Matius 20:26.

Kerajaan Tuhan tidak dibangun dengan ambisi jabatan, tetapi dengan kerendahan hati dan pengorbanan. Ketika jabatan rohani dijadikan alat mencari keuntungan pribadi, pelayanan kehilangan kemurniannya. Mimbar menjadi arena politik. Persaudaraan berubah menjadi persaingan. Dan panggilan Tuhan perlahan tertutup oleh keinginan manusia.

Namun di tengah keadaan seperti ini, Tuhan tetap memelihara hamba-hamba-Nya yang setia. Masih ada pendeta yang melayani dengan tulus, hidup sederhana, takut akan Tuhan, dan menggembalakan jemaat dengan hati yang murni — bukan demi fasilitas atau kehormatan manusia.

Karena itu gereja harus kembali sadar: jabatan rohani bukan tempat mencari fasilitas, melainkan tempat mempertanggungjawabkan jiwa-jiwa di hadapan Tuhan.


SUDUT PANDANG BANYAK PENDETA INGIN MENJADI KETUA SINODE, BUKAN KARENA PANGGILAN PELAYANAN? PENGANTAR  Ini adalah kenyataan pahit yang tidak ...