Menurut kesaksian Alkitab, **panggilan menjadi nabi berasal dari Tuhan**, bukan semata-mata hasil pemilihan umat.
- **Yeremia 1:5** — Tuhan menyatakan bahwa Yeremia telah dikuduskan dan ditetapkan menjadi nabi sebelum ia lahir.
- **Amos 7:14–15** — Amos menjelaskan bahwa ia bukan berasal dari kelompok nabi, tetapi Tuhan mengambil dan mengutusnya untuk bernubuat.
- **1 Raja-raja 19:16** — Tuhan memerintahkan Elia untuk mengurapi Elisa sebagai penggantinya.
- **2 Raja-raja 2:9–15** — Elisa menerima tugas kenabian setelah Elia terangkat, dan para rombongan nabi mengenali bahwa Roh Elia telah hinggap pada Elisa.
Jadi, umat atau komunitas dapat **mengenali, menghormati, dan mendukung** seorang nabi, tetapi kewenangan untuk memanggil dan mengutus nabi berasal dari Tuhan. Seseorang tidak menjadi nabi hanya karena dipilih manusia atau karena bergabung dalam kelompok para na
[20/10 10.01] titusroidanto: **Analisis kritisnya begini nduk, 2 Raja-raja 4:1**
Dalam **2 Raja-raja 4:1**, istilah yang sering diterjemahkan “keluarga para nabi” berasal dari bahasa Ibrani:
**בְּנֵי הַנְּבִיאִים**
**bənê han-nəḇî’îm**
Secara harfiah berarti **“anak-anak para nabi”** atau **“putra-putra para nabi.”**
Namun, dalam konteks kitab Raja-raja, istilah ini kemungkinan besar menunjuk kepada **kelompok atau komunitas para nabi**, bukan terutama keluarga biologis. Kata Ibrani **בְּנֵי (bənê)**—“anak-anak”—dapat digunakan untuk menunjukkan anggota suatu kelompok atau komunitas.
Frasa lengkap dalam **2 Raja-raja 4:1** berbicara tentang:
**“seorang perempuan dari isteri-isteri anak-anak nabi”**
Jadi, teks tersebut tidak secara eksplisit menyatakan bahwa perempuan itu adalah istri dari seorang nabi yang menjabat secara individual. Teks hanya menyatakan bahwa suaminya termasuk dalam komunitas yang disebut **“anak-anak para nabi.”**
**Makna akademis dan teologis**
Istilah “anak-anak para nabi” juga muncul dalam **2 Raja-raja 2:3, 2:5, 2:7, 2:15; 4:38; dan 6:1**. Pola pemakaiannya menunjukkan adanya komunitas atau kelompok yang berkaitan dengan pelayanan kenabian dan berada di bawah pengaruh atau kepemimpinan nabi seperti Elia dan Elisa.
Karena itu, istilah tersebut tidak boleh langsung dipahami sebagai:
- keluarga biologis dari para nabi;
- jabatan kenabian yang diwariskan otomatis;
- lembaga pendidikan kenabian dalam pengertian modern;
- bukti bahwa semua anggota kelompok itu telah menerima panggilan kenabian secara pribadi.
Mengenai panggilan nabi, Alkitab menekankan bahwa pengutusan berasal dari Tuhan. **Amos 7:14–15** menunjukkan bahwa Amos tidak mengangkat dirinya sendiri, melainkan Tuhan mengambil dan mengutusnya. **Yeremia 1:5** juga menyatakan bahwa Tuhan menetapkan Yeremia sebagai nabi.
**Kesimpulan:** **“Keluarga para nabi” dalam 2 Raja-raja 4:1 lebih tepat dipahami sebagai “komunitas atau kelompok para nabi,” sedangkan panggilan untuk menjadi nabi tetap berasal dari Tuhan.** Hubungan biologis atau mekanisme pemilihan umat tidak dinyatakan secara eksplisit dalam ayat tersebut.