Senin, 22 April 2024

Sebutan hamba Tuhan, Serial sudut pandang

Sebutan hamba Tuhan, Serial sudut pandang

“Aku tidak menyebut kamu hamba, sebab hamba tidak tahu apa yang diperbuat oleh tuannya. Aku menyebut kamu sahabat.” (Yoh. 15:15)

Sangat jelas ya, jika ada orang menyebut diri hamba Tuhan sebagai eufemisme pendeta, jangan pernah percaya kepadanya. 

Pertama, ia orang munafik. Semua orang Kristen tahu kok bahwa pendeta adalah pejabat gerejawi (ordained minister). Tak perlu berpura-pura rendah hati. Kerendahhatian itu sama dengan hening. Jika bersuara, maka ia bukan hening lagi. 

Kedua, dengan menyebut diri hamba, maka ia sangat jelas tidak tahu yang diperbuat oleh tuannya (dhi. Yesus). Yesus mengatakan bahwa tidak ada kasih lebih besar daripada seseorang memberikan nyawanya demi sahabat-sahabatnya. Hamba Tuhan tidak akan nggetih membela domba-domba tuannya. Ia akan sadis memeras domba-domba tuannya untuk memerkaya diri sendiri.

23042024 (T)

nggetih = berdarah-darah

Sudut 𝗣𝗮𝗻𝗱𝗮𝗻𝗴 Matius 10:40-42 [𝗠𝗶𝗻𝗴𝗴𝘂 𝗩 𝘀𝗲𝘀𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗣𝗲𝗻𝘁𝗮𝗸𝗼𝘀𝘁𝗮, 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗔] 𝙏𝙖𝙠 𝙠𝙚𝙝𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙜𝙚𝙣𝙜𝙨𝙞

Sudut 𝗣𝗮𝗻𝗱𝗮𝗻𝗴 Matius 10:40-42 [𝗠𝗶𝗻𝗴𝗴𝘂 𝗩 𝘀𝗲𝘀𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗣𝗲𝗻𝘁𝗮𝗸𝗼𝘀𝘁𝗮, 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗔] 𝙏𝙖𝙠 𝙠𝙚𝙝𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙜𝙚𝙣...