KETIKA GEREJA KATOLIK "DIHABISI"
Tidak ada keraguan bahwa bahasa Yunani adalah bahasa yang digunakan dalam semua bagian buku Perjanjian Baru pada saat ditulis. Memang ada sisipan kata-kata Aramaic dalam Perjanjian Baru.
Kurt and Barbara Aland berpendapat tentang masuknya kata-kata Aramaic dalam Perjanjian Baru.
"Jika memang tradisi Aramaic itu ada dalam bentuk tertulis dan bukan hanya dalam bentuk lisan"
Nah, Perjanjian Baru itu ditulis dalam Koine Greek atau bahasa Yunani percakapan.
Kalau kita mau bicara jujur, sebenarnya bahasa Yunani Perjanjian Baru bukanlah bahasa Yunani dengan kualitas baik tetapi Jewish Greek (mirip Singlish, bahasa Inggris logat Singapore atau Indianlish, bahasa Inggris logat India). Kalau kita mau bandingkan teknik penulisan bahasa Yunani Perjanjian Baru dengan kontemporer literatur Yunani maka kualitasnya sangat jauh. Bahasa Yunani Perjanjian Baru bukan bahasa Yunani halus.
Saya sudah menulis bahwa dibalik penulisan bahasa Yunani Perjanjian Baru tersimpan Hebrew Text karena 99,99 % penulis Perjanjian Baru, bahasa ibunya adalah bahasa Ibrani, dengan tingkat penguasaan bahasa Yunani mereka adalah Jewish Greek (Bahasa Yunani dengan penutur orang Ibrani).
Pada waktu itu bahasa Yunani adalah bahasa yang diucapkan dan dimengerti baik di Barat maupun di Timur.
Pada tahun 95 ketika gereja Roma mengirim surat kepada gereja Korintus (surat 1 Clement), semuanya ditulis dalam bahasa Yunani dan ketika penulis Shepherd of Hermas (salah satu buku Apokripha) menulis surat kepada orang Kristen di Roma pada tahun 150, bahasanya adalah Yunani.
Tetapi perubahan terjadi.
Semua peninggalan tulisan Tertullian di Carthage sesaat sebelum tahun 200 ditulis dalam bahasa Latin, meskipun dia fasih berbahasa Yunani. Semua surat menyurat gereja Roma dan Carthage tahun 250 ditulis dalam bahasa Latin. Hyppolitus menulis dalam bahasa Yunani dan dia meninggal tahun 235 tetapi tulisannya yang hebat tidak laku karena preferensi orang pada waktu itu bahasa Latin. Buku Adversus haereses dari Iranaeus ditulis dalam bahasa Yunani tetapi dipreserved dalam tradisi Latin.
Mengapa saya membeberkan fakta ini? Mulai tahun 180 bahasa Latin mendominasi dan itulah sebabnya hasil karya besar Jerome, bapa gereja Latin adalah Alkitab bahasa Latin, Vulgata yang diselesaikan pada abad ke-4. Vulgata adalah authoritative bible gereja Katolik (Barat). Vulgata akhirnya mencetuskan Kanon Alkitab Katolik yang berjumlah 73 buku yaitu 66 buku Alkitab dengan tambahan 7 buku Apokripha/literatur Yahudi abad ke-2 SM. Tahun 1546 Konsili Trent menetapkan bahwa Vulgata adalah Alkitab yang diilhami, tidak pernah salah dan authoritative bagi gereja Katolik. Jadi awalnya semua yang berbau gereja Katolik adalah dalam bahasa Latin, sampai hari ini ada gereja Katolik yang tetap mempertahankan misa bahasa Latin sesuai akar mereka.
Tetapi sejarah berubah karena Tuhan yang melakukan perubahan. Eropa lebih dahulu diguncangkan Tuhan,
Ibrani 12:26
Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga."
Periode tahun 1440 - 1450 terjadi Revolution Huruf Cetak Bergerak yang ditandai dengan penemuan mesin cetak oleh Johann Gutenberg di German. Sejak itu Alkitab mulai banyak dicetak yang dimulai dengan Alkitab bahasa Latin dan juga Alkitab bahasa Ibrani, bahasa Jerman, bahasa Perancis, bahasa Italia dan bahasa lainnya.
Kita mulai melihat, Revolusi Huruf Cetak Bergerak dipakai Tuhan untuk "menghabisi" gereja Katolik. Eropa bukan hanya mengalami revolusi teknologi tetapi revolusi iman juga terjadi.
Jejaknya seperti ini:
Tahun 1516, Alkitab bahasa Yunani pertama edisi Desiderius Erasmus terbit. Lalu pada 1517, Reformasi gereja dimulai oleh Martin Luther. Gereja Katolik terguncang dan mulai digerogoti.
Sejak tahun ini, hari-hari abad ke-15 yang ditandai oleh teks Latin Vulgate berlalu. Para teolog tidak lagi merefer pada Alkitab Latin Vulgata - Alkitab ini hanya menjadi Alkitab gereja Katolik - sebab para teolog tahu Vulgata adalah Alkitab yang korup dan banyak kesalahan. Itu sebabnya dibutuhkan Alkitab Perjanjian Baru di dalam bahasa aslinya yaitu bahasa Yunani. Ini tentu saja menimbulkan konseksekueni versi Alkitab Perjanjian Lama Vulgata juga tidak lagi menjadi acuan. Para teolog kembali ke Alkitab Perjanjian Lama bahasa asli Ibrani dan Alkitab bahasa asli Yunani.
Martin Luther menemukan iman sejati setelah vernacular translation (vernacular artinya bahasa lokal, bahasa sehari-hari) terjadi dan diterbitkannya Alkitab dalam bahasa Germany. Lalu Alkitab bahasa asli Perjanjian Baru terbit. Api Reformasi gereja diledakkan oleh penemuan mesin cetak, protes Martin Luther dan pencetakan Alkitab bahasa asli Yunani, bahasa Perjanjian Baru. Gereja Katolik oleng, era dominasi mereka dan era Latin jatuh. Mulai dari Germany oleh Martin Luther, reformasi gereja menjalar ke Switzerland dibawah Huldrych Zwingli dan John Calvin lalu menyebar ke Scotland, France dan Netherlands. Gereja Roma Katolik hancur berkeping-keping. Bukan Protestant yang menjadi banyak tetapi gereja Roma Katolik yang sedang dihabisi Tuhan memecah menjadi banyak serpihan dan pecahan tersebut terus terjadi sampai hari ini.
Gereja Katolik terus meneriakkan persatuan, tetapi slogan kosong tersebut tidak mempunyai arti sebab yang diprotes Martin Luther bukanlah persatuan gereja melainkan kesesatan ajaran gereja Katolik.
Sampai hari ini, gereja Katolik terus dihabisi dan menjadi banyak serpihan. Tahun 1978, sepeninggal Pope Paul VI, Palmarian Catholic Church memisahkan diri dan mengangkat Pope sendiri yang disebut Gregory XVII. Mereka menyebut Roman Papacy sebagai bidat.
Beberapa traditionalist group memisahkan diri dari gereja Katolik:
1. Sedevacantist Groups yang percaya bahwa Pope itu invalid. Mereka terdiri dari SSPX, CMRI, IMBC
2. SSPX Resistance/Priestly Union Marcel
Kebenaran akan terus memerdekakan mereka yang terbelenggu dalam kesesatan dan kebodohan.
Tuhan selalu mempunyai banyak cara untuk memurnikan gereja-Nya.
Yohanes 8:31-32
(31) Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku (32) dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
Kalau dulu Tuhan memerdekakan Martin Luther, Philipp Melanchthon, Huldrych Zwingli, John Calvin, John Knox, Martin Bucer, Wolfgang Capito, John Oecolampadius, Guillaume Farel, Heinrich Bullinger, Thomas Cranmer, Wolfgang Musculus, Peter Martyr Vermigli, Andreas Hysperius, John Lasco, John Laski, Caspar Olevian, Zacharias Ursinus, dan lain-lain, maka Tuhan juga akan memerdekakan kamu.
Lebih dulu Tuhan akan menggoncangkan kamu sebelum dia memerdekakan kamu, sampai kamu keluar dari sana, keluar dari kesesatan dan mencari kebenaran sejati.
Karena kamu adalah gereja-Nya, tubuh-Nya yang sejati.
Kisah Para Rasul 9:4-5
(4) Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?" (5) Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kauaniaya itu.