Sudut Pandang Bagian 2,๐ก๐ฎ๐๐ฎ๐น, ๐ฆ๐ฒ๐ท๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ต, ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐๐ผ๐ฑ๐ฎ๐ฎ๐ป ๐ ๐ฒ๐บ๐ฏ๐๐ธ๐๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฎ๐ฑ ๐๐ฒ๐๐ฒ๐บ๐ฏ๐ฒ๐ฟ, ๐๐ฎ๐น๐ฎ๐๐ฝ๐๐ป ๐๐ฑ๐ผ๐ฝ๐๐ถ ๐ฃ๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐๐ฎ๐ฎ๐ป ๐ฃ๐ฎ๐ด๐ฎ๐ป, ๐๐ข๐๐ฃ๐๐ฃ๐ฎ๐ ๐๐ฒ๐ป๐ฎ๐ฝ๐ฎ?
Cukup banyak orang Kristen memahami 25 Desember adalah tanggal historis kelahiran Yesus Kristus. Mereka menolak segala kemungkinan adopsi perayaan pagan. Mereka menelan bulat-bulat khotbah ๐ฅ๐จ๐๐ช๐๐ค-๐๐๐จ๐ฉ๐ค๐ง๐๐๐๐ก ๐ง๐๐๐จ๐ค๐ฃ๐๐ฃ๐ ๐ฑ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฒ๐บ๐ฎ๐๐ฎ๐ป ๐ถ๐น๐บ๐ถ๐ฎ๐ต untuk memuaskan diri sendiri.
Bagaimana dengan saya? Posisi saya sangat jelas bahwa saya menerima 25 Desember sebagai hari raya liturgis. Kalaupun 25 Desember adalah adopsi perayaan pagan, ๐ฆ๐ฎ๐ข๐ฏ๐จ๐ฏ๐บ๐ข kenapa? Terganggu imanmu?
Bagi saya adopsi ini merupakan tindakan genius Gereja dalam menafsir dan memaknai ๐๐ฐ๐ญ ๐๐ฏ๐ท๐ช๐ต๐ถ๐ด secara baru. Kristuslah ๐๐ข๐ฏ๐จ ๐๐ถ๐ณ๐บ๐ข ๐๐ฆ๐ซ๐ข๐ต๐ช. Saya pun terbantu dalam menghayati nyanyian dalam NKB 72: ๐ ๐ฆ๐ด๐ถ๐ด, ‘๐๐ข๐ถ๐ญ๐ข๐ฉ ๐๐ช๐ง๐ฎ๐ ๐ง๐๐๐ข๐๐ฉ, ‘๐๐ข๐ถ ๐ฌ๐ฐ๐ฃ๐ข๐ณ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฉ๐ข๐ต๐ช๐ฌ๐ถ. ๐๐ฆ๐ณ๐ด๐บ๐ถ๐ฌ๐ถ๐ณ ๐ฅ๐ช ๐ซ๐ข๐ญ๐ข๐ฏ ๐ด’๐ญ๐ข๐ฎ๐ข๐ต, ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฑ๐ถ๐ซ๐ช ๐ฏ๐ข๐ฎ๐ข-๐๐ถ!
Dalam sejarah kekristenan simbol yang sudah ada tidak selalu dibuang ketika masuk ke dalam cakrawala iman Kristen. Simbol itu bisa diberi ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐๐ท๐๐ธ๐ฎ๐ป, ๐บ๐ฎ๐ธ๐ป๐ฎ, dan ๐ณ๐๐ป๐ด๐๐ถ ๐ฏ๐ฎ๐ฟ๐. Dalam bahasa yang lebih sederhana Kristen sering melakukan ๐ฝ๐ฒ๐บ๐ฎ๐ธ๐ป๐ฎ๐ฎ๐ป ๐๐น๐ฎ๐ป๐ด.
1️⃣ ๐ฆ๐ฎ๐น๐ถ๐ฏ ๐๐ถ๐บ๐ฏ๐ผ๐น ๐ธ๐ฒ๐บ๐๐น๐ถ๐ฎ๐ฎ๐ป
Injil Yohanes mengalihrupa makna salib secara radikal. Dalam tradisi sinoptik salib terutama berada dalam medan kehinaan, penderitaan, penolakan, dan paradoks mesianis. Yohanes membawa simbol itu ke arah yang lain: แฝฯฯฯ (๐ฉ๐บ๐ฑ๐ดลล), ๐บ๐ฒ๐ป๐ถ๐ป๐ด๐ด๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป, sekaligus menunjuk pada salib dan pemuliaan. Jadi, tiang salib menjadi tempat ๐ฝ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐ป๐ด๐ธ๐ฎ๐๐ฎ๐ป Anak. Hubungan dengan ular tembaga dalam Yohanes 3:14-15 juga menunjukkan bagaimana simbol dari tradisi Israel lama ๐ฑ๐ถ๐๐ฎ๐ฟ๐ถ๐ธ ๐บ๐ฎ๐๐๐ธ ๐ธ๐ฒ ๐ฑ๐ฎ๐น๐ฎ๐บ ๐ธ๐ฟ๐ถ๐๐๐ผ๐น๐ผ๐ด๐ถ ๐ฏ๐ฎ๐ฟ๐.
Tanpa alihrupa radikal oleh petulis Injil Yohanes mungkin Gereja tidak memeringati Jumat Agung dalam kalender gerejawi, atau setidaknya pemaknaan salib sebagai kemuliaan akan berkembang dengan wajah yang berbeda
2️⃣ ๐๐ถ๐ฟ: ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐๐ป๐๐๐ฟ ๐ฎ๐น๐ฎ๐บ ๐บ๐ฒ๐ป๐ท๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐๐ฎ๐ป๐ฑ๐ฎ ๐ฏ๐ฎ๐ฝ๐๐ถ๐๐ฎ๐ป
Air jelas bukan penemuan Kristen. Dalam dunia Yahudi sudah ada beraneka praktik pembasuhan ritual. Dalam tradisi Grika-Romawi pun air mempunyai banyak gawai religius dan simbolis.
Kekristenan mengambil ๐ฎ๐ถ๐ฟ, tetapi memberikan medan makna yang baru. Dalam baptisan air tidak sekadar berarti bersih atau suci. Ia menjadi tanda kematian dan kehidupan baru bersama Kristus. Paulus bahkan menasabahkan masuk ke dalam air dengan kematian dan keluar dari air dengan kehidupan baru (Rm. 6:3-4). Jadi, unsur alam yang universal diberi ๐ป๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐๐ถ ๐๐ฟ๐ถ๐๐๐ผ๐น๐ผ๐ด๐ถ๐.
3️⃣ ๐ฅ๐ผ๐๐ถ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฎ๐ป๐ด๐ด๐๐ฟ: ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐บ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฎ๐ป ๐๐ฒ๐ต๐ฎ๐ฟ๐ถ-๐ต๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐บ๐ฒ๐ป๐ท๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐๐ฎ๐ป๐ฑ๐ฎ ๐๐๐ฏ๐๐ต ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ต ๐๐ฟ๐ถ๐๐๐๐
Ini lebih radikal lagi. Roti dan anggur sudah merupakan bagian biasa dari kehidupan masyarakat Mediterania. Yesus tidak menciptakan benda baru untuk menjadi simbol. Ia mengambil ๐บ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ ๐ฏ๐ถ๐ฎ๐๐ฎ, lalu menasabahkannya dengan diri-Nya sendiri: ๐๐ฏ๐ช๐ญ๐ข๐ฉ ๐ต๐ถ๐ฃ๐ถ๐ฉ-๐๐ถ dan ๐๐ฏ๐ช๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฅ๐ข๐ณ๐ข๐ฉ-๐๐ถ.
Gereja kemudian mengembangkan praktik Ekaristi dari tindakan itu. Dalam sejarah liturgi roti dan anggur memeroleh lapisan makna yang sangat rumit: perjamuan, syukur, anamnesis, persekutuan, pengurbanan Kristus, dlsb.
Yang menarik: Kristen tidak merasa harus mencari makanan yang “murni Kristen”. Justru benda sehari-hari itu ๐ฑ๐ถ๐บ๐ฎ๐ธ๐ป๐ฎ๐ถ ๐๐น๐ฎ๐ป๐ด.
4️⃣ ๐๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ ๐ถ๐ป๐ด๐ด๐: ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ต๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐๐ฎ๐บ๐ฎ ๐บ๐ฒ๐ป๐ท๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐ฟ๐๐๐จ ๐ฟ๐ค๐ข๐๐ฃ๐
Hari Minggu sudah merupakan hari yang memiliki makna dalam dunia Romawi. Ada pula asosiasi dengan ๐๐๐๐จ ๐๐ค๐ก๐๐จ, ๐ต๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ ๐ฎ๐๐ฎ๐ต๐ฎ๐ฟ๐ถ. Namun, Gereja kemudian memuatinya dengan makna kristologis yang sangat kuat: ๐ต๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ธ๐ฒ๐ฏ๐ฎ๐ป๐ด๐ธ๐ถ๐๐ฎ๐ป ๐๐ฟ๐ถ๐๐๐๐.
Wawasannya bergeser. Matahari bukan lagi perujukan finalnya. Kebangkitan Kristus menjadi pusat maknanya.
5️⃣ ๐ ๐ฎ๐๐ฎ๐ต๐ฎ๐ฟ๐ถ: ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐๐ถ๐บ๐ฏ๐ผ๐น ๐ธ๐ผ๐๐บ๐ถ๐ ๐บ๐ฒ๐ป๐ท๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐ธ๐ฟ๐ถ๐๐๐ผ๐น๐ผ๐ด๐ถ
Gereja mula-mula memang membahasakan matahari untuk berbicara tentang Kristus. Kristus disebut ๐๐ค๐ก ๐๐ช๐จ๐ฉ๐๐ฉ๐๐๐, ๐ ๐ฎ๐๐ฎ๐ต๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐๐ฒ๐ฏ๐ฒ๐ป๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป, dengan gema Maleakhi 4:2. Yohanes sendiri memakai metafora terang secara sangat kuat: ๐๐ฆ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ช๐ต๐ถ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ค๐ข๐ฉ๐ข๐บ๐ข ๐ฅ๐ช ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฎ ๐ฌ๐ฆ๐จ๐ฆ๐ญ๐ข๐ฑ๐ข๐ฏ... dan ๐๐ฌ๐ถ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ต๐ฆ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฅ๐ถ๐ฏ๐ช๐ข.
Jadi, apabila kemudian bahasa tentang matahari muncul dalam seni, liturgi, himne, atau penanggalan Kristen, itu tidak otomatis berarti orang Kristen sedang “menyembah matahari dengan nama Yesus”. Justru dapat terjadi proses sebaliknya: ๐๐ถ๐บ๐ฏ๐ผ๐น ๐บ๐ฎ๐๐ฎ๐ต๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ฑ๐ถ๐ฟ๐ฒ๐ฏ๐๐ ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐บ๐ฒ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐บ๐ฎ๐ธ๐ป๐ฎ ๐ฟ๐ฒ๐น๐ถ๐ด๐ถ๐๐ ๐๐ฒ๐ฏ๐ฒ๐น๐๐บ๐ป๐๐ฎ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ถ๐๐ฒ๐บ๐ฝ๐ฎ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ถ ๐ฏ๐ฎ๐๐ฎ๐ต ๐๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ด ๐ธ๐ฟ๐ถ๐๐๐ผ๐น๐ผ๐ด๐ถ.
6️⃣ ๐๐ฒ๐บ๐ฏ๐ฎ๐น๐ฎ: ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ณ๐ถ๐ด๐๐ฟ ๐ฝ๐ฒ๐ป๐ด๐๐ฎ๐๐ฎ ๐บ๐ฒ๐ป๐ท๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐๐ถ๐บ๐ฏ๐ผ๐น ๐๐ฟ๐ถ๐๐๐๐
Pemerian (๐ฅ๐ฆ๐ด๐ค๐ณ๐ช๐ฑ๐ต๐ช๐ฐ๐ฏ) gembala juga bukan ciptaan Kristen. Raja-raja Timur Dekat kuno sudah lama memakai metafora gembala untuk memerikan penguasa. Kristen mengambil simbol itu dan memusatkannya pada Kristus: ๐๐ฌ๐ถ๐ญ๐ข๐ฉ ๐จ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ข๐ญ๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฃ๐ข๐ช๐ฌ.
Dalam Yohanes 10 simbol gembala mengalami alihrupa besar. Gembala bukan sekadar penguasa yang memimpin kawanan. Kristus adalah gembala yang ๐บ๐ฒ๐บ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ป๐๐ฎ๐๐ฎ ๐ฏ๐ฎ๐ด๐ถ ๐ฑ๐ผ๐บ๐ฏ๐ฎ-๐ฑ๐ผ๐บ๐ฏ๐ฎ.
Jadi, simbol politik dan sosial tentang raja sebagai gembala mendapat kristologisasi.
7️⃣ ๐๐ธ๐ฎ๐ป: ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐๐ถ๐บ๐ฏ๐ผ๐น ๐ฏ๐ถ๐ฎ๐๐ฎ ๐บ๐ฒ๐ป๐ท๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐๐๐๐ฉ๐๐ฎ๐จ
Ikan tentu bukan benda Kristen. Namun, Gereja awal menjadikan ikan sebagai simbol yang sangat kaya melalui akronim Grika: แผธฮงฮฮฅฮฃ ➡️ แผธฮทฯฮฟแฟฆฯ ฮงฯฮนฯฯแฝธฯ ฮฮตฮฟแฟฆ ฮฅแผฑแฝธฯ ฮฃฯฯฮฎฯ ๐๐ฆ๐ด๐ถ๐ด ๐๐ฉ๐ณ๐ช๐ด๐ต, ๐๐ฐ๐ฏ ๐ฐ๐ง ๐๐ฐ๐ฅ, ๐๐ข๐ท๐ช๐ฐ๐ณ.
Yang menarik di sini bukan apakah ikan sudah mempunyai perujukan religius sebelum Kristen. Yang menarik adalah kemampuan komunitas Kristen memberi sebuah objek biasa makna identitas baru. Ikan menjadi tanda pengenalan komunitas.
8️⃣ ๐ฆ๐ฎ๐น๐ถ๐ฏ (๐น๐ฎ๐ด๐ถ): ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ฎ๐น๐ฎ๐ ๐ฒ๐ธ๐๐ฒ๐ธ๐๐๐ถ ๐บ๐ฒ๐ป๐ท๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐๐ฎ๐ป๐ฑ๐ฎ ๐ธ๐ฒ๐บ๐ฒ๐ป๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ป
Ini sebenarnya kelanjutan dari contoh Injil Yohanes, tetapi sejarah simbol salib kemudian bergerak lebih jauh lagi. Pada awalnya salib adalah alat eksekusi Romawi yang memalukan. Secara sosial hampir tidak masuk akal menjadikan alat hukuman mati sebagai logo agama.
Justru itulah yang dilakukan Kristen. Salib kemudian muncul sebagai tanda:
▶️ Kristus,
▶️ keselamatan,
▶️ kemenangan atas maut,
▶️ identitas komunitas,
▶️ bahkan kemuliaan.
Alihrupanya luar biasa. Simbol yang tadinya mengatakan ๐ค๐ง๐๐ฃ๐ ๐๐ฃ๐ ๐๐๐ ๐๐ก๐๐๐ ๐๐ฃ akhirnya mengatakan ๐๐ง๐๐จ๐ฉ๐ช๐จ ๐ข๐๐ฃ๐๐ฃ๐.
9️⃣ ๐ ๐ฎ๐ต๐ธ๐ผ๐๐ฎ: ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐๐ถ๐บ๐ฏ๐ผ๐น ๐ธ๐ฒ๐ธ๐๐ฎ๐๐ฎ๐ฎ๐ป ๐บ๐ฒ๐ป๐ท๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐บ๐ฎ๐ต๐ธ๐ผ๐๐ฎ ๐ฑ๐๐ฟ๐ถ
Mahkota secara umum adalah simbol kerajaan, kemenangan, dan kehormatan. Dalam kisah sengsara simbol tersebut diputarbalikkan menjadi mahkota duri. Namun, dalam tradisi Kristen kemudian terjadi pembalikan kedua: mahkota duri tidak lagi hanya menjadi alat penghinaan. Ia menjadi simbol penderitaan Kristus dan ๐ฎ๐ข๐ณ๐ต๐บ๐ณ๐ช๐ข.
Jadi, satu simbol mengalami beberapa kali pergeseran makna: ๐บ๐ฎ๐ต๐ธ๐ผ๐๐ฎ ➡️ ๐ฝ๐ฒ๐ป๐ด๐ต๐ถ๐ป๐ฎ๐ฎ๐ป ➡️ ๐ฝ๐ฒ๐ป๐ฑ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐๐ฎ๐ฎ๐ป ๐๐ฟ๐ถ๐๐๐๐ ➡️ ๐ธ๐ฒ๐บ๐๐น๐ถ๐ฎ๐ฎ๐ป ๐บ๐ฒ๐น๐ฎ๐น๐๐ถ ๐ฝ๐ฒ๐ป๐ฑ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐๐ฎ๐ฎ๐ป
๐ ๐๐๐ค๐๐ฃ๐๐ญ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฏ๐ฎ๐ต๐ฎ๐๐ฎ ๐ธ๐ฒ๐ฏ๐ฎ๐ป๐ด๐ธ๐ถ๐๐ฎ๐ป
Dalam dunia kuno ๐ฑ๐ฉ๐ฐ๐ฆ๐ฏ๐ช๐น sudah mempunyai cerapan dengan kematian dan kelahiran kembali. Kekristenan kemudian menggunakan citra ๐ฑ๐ฉ๐ฐ๐ฆ๐ฏ๐ช๐น dalam seni Kristen awal sebagai salah satu simbol kebangkitan.
Sekali lagi ๐๐ถ๐ฑ๐ฎ๐ธ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐น๐ ๐บ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป, “Karena ๐ฑ๐ฉ๐ฐ๐ฆ๐ฏ๐ช๐น sudah ada sebelum Kristen, maka Kristen sedang menyembah ๐ฑ๐ฉ๐ฐ๐ฆ๐ฏ๐ช๐น.” Logikanya justru bisa dibalik: simbol yang sudah dikenal masyarakat ๐ฑ๐ถ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ถ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐๐ท๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฏ๐ฎ๐ฟ๐ ๐๐ป๐๐๐ธ ๐บ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐ฟ๐๐ถ๐ธ๐๐น๐ฎ๐๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ถ๐บ๐ฎ๐ป ๐๐ฟ๐ถ๐๐๐ฒ๐ป.
Dari contoh-contoh di atas kita dapat melihat bahwa kekristenan tidak selalu bekerja dengan cara menghapus simbol lama lalu menggantinya dengan simbol baru. Acap ia bekerja dengan cara mengambil simbol yang sudah dikenal, lalu mengubah dan mengalihrupa wawasan maknanya.
Dalam pengertian itu kalaupun Natal 25 Desember adalah adopsi perayaan pagan lalu diberi makna baru, ia bukanlah kasus yang paling radikal. ๐ฆ๐ฎ๐น๐ถ๐ฏ ๐ท๐ฎ๐๐ต ๐น๐ฒ๐ฏ๐ถ๐ต ๐ฟ๐ฎ๐ฑ๐ถ๐ธ๐ฎ๐น.
(01102026)(TUS)