PENGANTAR
Tutorial ngeles tekanan rezim ala Yesus. Mau tau gimana? Buruan safe supaya gak ilang, ini Sabsing, Sabda Singkat, bagian dari sudut pandang.
Bacaan minggu ini tuh epic banget, tapi kontroversial. Yaitu kata-kata Yesus, "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar, dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah." Matius 22 ayat 21. Tapi perikob lebih besarnya seperti ini. Geng Farisi dan Herodian yang biasanya musuhan, Ya secara praris itu kan pemimpin agama yang rada sinis sama elit penguasa rezim. Sementara Herodian bestinya rezim Tapi mereka punya musuh bersama Yesus, maka mereka mutualan, mereka segera bersimbiosis mutualisma, alias bersekutu menghadapi musuh bersama (kayanya sering denger dech ....
kaya penyakit mental di masyarakat kita, dulunya mungsuhan berseberangan, ..... tapi karena mungsuh bersama terus sohiban .... temen karena kepentingan sama ..... ngrasa gak tuh .... Xi .... Xi) Mereka pasang jebakan Batman buat Yesus. Perlu gak wajib bayar pajak kepada Kaisar? Ini ranjau Kalau Yesus jawab iya, pasti bakalan di cancel warga masyarakat saat itu. Tapi kalau dijawab enggak, Oto diciduk aparat Romawi sebelum waktunya, tapi bukannya panik Yesus malah pinjam koin mereka nunjuk cetakan muka di situ lalu mengkuliti balik, yaitu tadi, kata-katanya, ya yang mirip milik rezim ya untuk rezim aja, milik Tuhan untuk Tuhan, ini pernyataan kontroversial karena memberi peluang kita tunduk gitu aja sama rezim yang menindas kayak Herodes dan Romawi atau malah sebaliknya, nah saya mau fokus pada kata kunci, dari pertanyaan Yesus waktu dia minta satu koin dinar tadi, itu bahasa saat itu disebut, DINARIUS ya gambar atau dan tulisan atau epigrafe siapakah ini? Kenapa Yesus nanya gitu? Karena koin DINARIUS masa itu bergambar Kaisar Romawi Tiberius dan tertulis Tiberius Caesar Divi Augusti Filius Augustus, Kaisar Tiberius putra dari Augustus yang ilahi. Di sebaliknya ada tulisan Pontifex Maximus, Imam Besar Agama Romawi. Jelas banget ini bertentangan dengan agama Yahudi (tidak ada Tuhan selain Allah) dan saingan langsung status Yesus sebagai anak Allah. Gambar atau eikon itu kata Yunani yang sama dalam kitab kejadian bahwa manusia adalah eikon Allah, citra Allah. Jadi cara Yesus ngeles ya gini, okelah kita harus merespon rezim sebagai warga negara yang bertanggung jawab. Bahasa sosiologisnya kita ikut public transcriptnya. Tapi sebagai citra Allah tidak boleh digadekan kepada rezim. itu hidden transcriptnya, nggak tunduk amat kepada rezim apalagi rezim penindas. Nah ..... Lho, gimana nih, dg kasus di negara Konoha kita? gimana kita?
(19102026)(TUS)